alexametrics

Ricuh Laga Pembuka Liga 1 2019 Diduga Didalangi Provokator

16 Mei 2019, 00:50:06 WIB

JawaPos.com – Kericuhan oknum suporter Arema FC dan PSS Sleman di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Rabu (15/5), diduga akibat ulah provokator. Pihak PSS menduga, ada pihak yang tak ingin Liga 1 2019 digelar sesuai dengan jadwal.

Seperti diketahui, laga PSS Sleman kontra Arema FC diwarnai keributan oknum suporter kedua kesebelasan. Bahkan, laga sempat dihentikan usai gol punggawa Arema Sylvano Comvalius di menit 31. Laga akhirnya dimenangkan oleh PSS dengan skor 3-1.

CEO PSS Sukeno menyebut kalau bentrok ini terjadi karena ada provokator yang menyusup di antara para suporter. Menurut dia, sebelum laga berlangsung, kedua suporter tim saling menyambut satu sama lain.

“Ini ulah provokator yang enggak mau Liga 1 digelar. Tadi lihat sendiri sebelum pertandingan, Aremania disambut suporter kami, bahkan sempat makan bareng kok,” ungkap Sukeno usai laga.

Hal senada jua disuarakan oleh anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Refrizal. Beberapa provokator, menurutnya, sudah diamankan dan setelahnya laga berjalan normal.

“Tadi kita sudah putuskan dan rapatkan, ada 10-20 provokator. Provokasi sudah dimulai sebelum laga berjalan. Tapi setelah 10-20 provokator ini diamankan, situasi aman-aman saja,” sebut Refrizal.

Sementara itu, Kapolda DIJ Brigjen Pol Ahmad Dofiri menyebutkan bahwa pihaknya akan menyelidiki lebih lanjut kejadian ini. Pihaknya akan menyaksikan dahulu video kericuhan tersebut.

“Kami akan pelajari dari video. Karena sebenarnya sebelum pertandingan kan bagus. Suporter Arema disambut buka bersama juga tadi. Tapi entah bagaimana ada lemparan. Setelah kami turunkan anggota, situasi perlahan mereda,” pungkas Ahmad Dofiri.

Editor : Banu Adikara

Reporter : Indra Eka Setiawan