JawaPos Radar | Iklan Jitu

Liga 1 2018

Banding Hukuman Komdis, Bali United Klaim Tidak Punya Sejarah Negatif

15 Desember 2018, 00:59:04 WIB
Liga 1 2018, Bali United
Bali United dikenai hukuman denda Rp 220 juta plus wajib menggelar laga kandang tanpa penonton sebanyak dua kali. (Dok. Liga 1 2018)
Share this

JawaPos.com - Bali United menerima hukuman berat dari Komdisi Disiplin (Komdis) PSSI. Penyebabnya, suporter mereka terus-terusan menyalakan flare dan kembang api saat laga kontra Persija Jakarta diadakan di Stadion Kapten I Wayan Dipta, 2 Desember 2018 lalu.

Oleh Komdis, Bali United dihukum denda sebesar Rp 220 juta. Selain itu mereka harus menggelar dua laga kandang tanpa penonton yang berlaku di Liga 1 2019 mendatang.

Menanggapi hukuman tersebut, Yabes Tanuri mengaku keberatan. CEO Bali United itu menegaskan pihaknya bakal menempuh jalur banding.

"Kami akan mengajukan banding kepada Komdis PSSI. Sebab menurut kami hukuman tersebut terlalu berat mengingat sebelumnya suporter di Bali tidak memiliki history dalam melakukan hal-hal negatif," ujarnya yang dimuat dalam rilis klub.

Yabes juga berharap kejadian serupa tidak terulang lagi di masa depan nanti. Ia meminta suporter Bali United lebih dewasa ketika mendukung perjuangan para pemain.

"Tentu sangat menyayangkan adanya insiden saat melawan Persija dan akhirnya ada sanksi yang harus kita terima. Hal yang dilakukan oleh sebagian orang, namun banyak pihak yang harus menerima akibatnya seperti suporter yang ingin menyaksikan pertandingan secara langsung di stadion," ujar Yabes Tanuri.

"Yang pasti kami berharap suporter bisa lebih bijak lagi dalam hal mengungkapkan rasa kekecewaannya. Semoga hal serupa tidak lagi terjadi dan mari kita sama-sama jaga nama baik Bali yang sudah terkenal ramah hingga mancanegara," tandasnya.

Editor           : Bagusthira Evan Pratama
Reporter      : (bep/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini