Merasa Sangat Dirugikan Wasit, Persebaya Kirim Surat Protes ke PSSI

15 Agustus 2022, 23:04:46 WIB

JawaPos.com-Manajemen Persebaya Surabaya menuntut evaluasi atas kinerja wasit Liga 1 kepada PSSI. Sebagai langkah awal, Persebaya mengirimkan surat kepada federasi. Isinya soal kepemimpinan wasit saat Green Force melawan Madura United di Stadion Gelora Bung, Tomo, Surabaya Minggu (14/8).

“Kami sudah memiliki rekaman detail. Publik juga sudah melihat di tayangan langsung maupun potongan video yang saat ini sudah viral,” ujar Manajer Persebaya Yahya Alkatiri dikutip dari situs resmi klub.

Menurut Yahya, terdapat beberapa kesalahan yang dilakukan wasit Mansyur dalam laga tersebut. Kinerja wasit, kata Yahya akhirnya memengaruhi hasil akhir.

”Gol Silvio clear, Lelis dengan bek Madura juga fifty:fifty berebut posisi, tidak ada pelanggaran, bersih masuk, tapi dianulir oleh wasit tengah (Mansyur),” ucapnya.

Kesalahan tidak kalah fatal, kata dia, adalah proses terjadinya gol pertama Madura United.

Gol tersebut berawal dari serangan balik Madura United. Saat Persebaya menyerang, asisten wasit 2 Sudarmono yang berada di depan tribun sisi timur, mengangkat bendera karena menilai bola sudah keluar.

Namun, wasit tidak memperhatikannya. Bola tetap dinyatakan hidup. Padahal beberapa pemain Persebaya terpengaruh oleh kibasan bendera asisten wasit 2.

Madura United leluasa melakukan serangan balik. Serangan itu diakhiri dengan gol yang dicetak Lulinha pada menit ke-7.

“Saya tidak habis pikir wasit tengah tidak melihat AW 2 mengangkat bendera, bukankah wasit dilengkapi sistem komunikasi sehingga bisa saling mengingatkan dalam memimpin pertandingan? Kami sudah mengirimkan surat ke Ketua Umum PSSI dan komite wasit terkait permasalahan ini,” ucap Yahya.

Surat tuntutan agar kinerja wasit dievaluasi memang tidak akan mengubah hasil pertandingan. Namun, tambah Yahya, Persebaya melakukan ini demi perbaikan kinerja wasit ke depan.

Terlebih Liga 1 2022-2023 sudah menyelesaikan pekan keempat. Namun, setiap pekan, selalu saja terjadi keputusan kontroversial yang menentukan hasil akhir pertandingan.

“Persebaya sangat dirugikan, sepak bola Indonesia secara umum juga sangat dirugikan, paceklik gelar timnas senior puluhan tahun salah satunya disebabkan masalah wasit liga yang buruk seperti ini,” ucap Yahya.

Persebaya juga menuntut PSSI untuk mengumumkan secara terbuka evaluasi kepada wasit Mansyur maupun wasit lain ke publik. Hal ini agar tidak berkembang perasaan tidak baik ke federasi dan wasit.

Sementara itu, pertandingan Persebaya melawan Madura United berakhir dengan skor 2-2.

Pelatih Persebaya Aji Santoso menyayangkan dianulirnya gol Silvio Junior yang dinilainya tak terjadi pelanggaran apapun di dalam kotak penalti.

“Saya juga tidak habis pikir kenapa wasit tidak mengesahkan gol Silvio? Semua bisa melihat sendiri bahwa tak ada pelanggaran,” tutur Aji.

Editor : Ainur Rohman

Reporter : Antara

Saksikan video menarik berikut ini: