alexametrics
Liga 1 2019

Kena Hukum Komdis PSSI, Hansamu Absen Lawan Arema dan Badak Lampung

15 Agustus 2019, 11:00:11 WIB

JawaPos.com – Hansamu Yama sejatinya masuk rencana Bejo Sugiantoro pada laga kontra Arema FC sore ini. Dalam dua kali latihan, Bejo selalu melibatkan pemain 24 tahun itu. Sayang, sehari sebelum bertolak ke Malang (14/8), Bejo harus menerima kabar buruk.

Hansamu tak bisa dimainkan lantaran terkena skors. Kabar tersebut membuat pelatih 42 tahun itu harus kembali mengubah susunan pemain. Meski menyayangkan, Bejo enggan mengeluh. Dia sudah menyiapkan pengganti mantan bek Barito Putera itu. ’’Kami punya 27 pemain. Semua pemain pasti siap untuk gantikan peran Hansamu,’’ kata Bejo.

Persebaya Surabaya

Jika Bejo legawa, tidak demikian manajemen. Manajer Persebaya Candra Wahyudi tak habis pikir dengan keputusan Komdis PSSI. Awalnya, Hansamu hanya diskors satu laga akibat kartu merah kontra Persipura Jayapura (2/8). Dia sudah absen dalam laga kontra Madura United (10/8).

Seharusnya, dalam laga kontra Arema FC sore ini, Hansamu bisa bermain. Tapi, keputusan komdis berubah. Hansamu mendapat larangan bertanding dua kali lantaran menerima kartu merah langsung dalam laga kontra Persipura. Praktis, Hansamu tak bisa turun dalam derbi Jatim sore ini. ’’Keputusan berubah karena komdis mendapat masukan dari PT LIB,’’ kata Candra.

Yang bikin Candra makin dongkol, komdis menambah satu hukuman lagi. Yakni, larangan bertanding satu laga bagi Hansamu. Itu terjadi lantaran dia menarik baju wasit Fariq Hiataba dalam laga kontra Persipura (2/8). Karena dalam derby Jatim Hansamu masih menjalani skors kartu merah, skors satu laga berlaku saat Green Force bersua Badak Lampung FC (19/8).

Dengan demikian, Hansamu total absen dalam tiga laga. Termasuk dalam laga kontra Badak Lampung FC. ’’Kami sangat menyayangkan. Apalagi, sanksi itu kesannya sangat mendadak. Ini jelas merugikan tim,’’ sembur Candra. Meski kecewa, manajemen tidak akan melakukan banding. ’’Karena keputusan komdis ini memang tidak bisa dibanding. Ke depan saya harap komdis dan PT LIB bisa berkoordinasi dengan baik soal sanksi,’’ ujar pria asal Bojonegoro itu.

Editor : Mohammad Ilham

Reporter : gus/bas

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads