alexametrics
Liga 1 2019

Hampir Gabung Arema, KTP Bejo Sugiantoro Masih Tertinggal di Malang

15 Agustus 2019, 12:00:40 WIB

JawaPos.com – Pada musim 2004, Bejo Sugiantoro nyaris berkostum Arema Malang. Persebaya Surabaya dan suporternya pun meradang mendengar kabar tersebut. Tekanan demi tekanan mengalir deras ke Bejo dan keluarganya. Bejo tidak akan pernah lupa dengan momen tersebut.

’’Saat itu sebenarnya saya tidak enak mau bergabung dengan Persebaya. Sebab, saya tidak ikut berjuang meloloskan Persebaya (ke Divisi Utama, Red),’’ kenangnya.

Persebaya Surabaya

Ketika Persebaya mengarungi kompetisi Divisi I musim 2003, Bejo memang tidak masuk tim tersebut. Mantan pemain timnas Indonesia itu memilih pindah ke PSPS Pekanbaru. Saat kerja sama dengan PSPS tidak berlanjut, Bejo sempat gamang untuk kembali ke Green Force, julukan Persebaya.

Di tengah kegamangan, Arema meliriknya, satu paket bersama Hendro Kartiko. Jadilah keduanya menjalin kesepakatan dengan tim asal Kota Apel tersebut. Perpindahan itu menuai masalah serta memanaskan suasana Malang dan Surabaya.

Almarhum KH Hasyim Muzadi sampai ikut turun tangan untuk menjadi mediator. Petinggi kedua kesebelasan, Haji Santo (Persebaya) dan Darjoto Setiawan (Arema), dipanggil KH Hasyim Muzadi. Mereka bertemu di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Hikam, Malang.

Jalan tengah akhirnya dicapai. Arema melepas Bejo ke Persebaya. Bersama Persebaya, Bejo berhasil menjuarai Liga Indonesia musim 2004. ’’Nah, saat ramai-ramai itu, KTP saya tertinggal di Malang. Sampai saat ini,’’ ungkapnya. Sejak saat itu, Bejo tidak lagi mendapati kartu identitasnya tersebut. Dia juga tidak tahu KTP itu disimpan di mana.

Kini, berselang 15 tahun kemudian, Bejo kembali ke Malang dengan status sebagai pelatih karteker Persebaya. Kembalinya Bejo ke Malang kali ini tentu bukan untuk mengambil KTP-nya yang tertinggal. Sebab, ayah pemain muda Persebaya Rachmat ’’Rian’’ Irianto itu kini sudah mengantongi e-KTP. Kepergian Bejo ke Malang kali ini bertujuan membawa pulang poin ke Surabaya.

Editor : Mohammad Ilham

Reporter : fim/bas

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads