alexametrics
Liga 1 2019

Arema FC vs Persebaya: Pantang Senasib dengan Persib

15 Agustus 2019, 10:00:00 WIB

JawaPos.com – Entah psywar atau sesumbar. Beberapa hari setelah kemenangan 5-1 atas Persib Bandung di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, pada 30 Juli, Milomir Seslija langsung mengincar Persebaya Surabaya sebagai korban berikutnya. Milo –sapaan akrab pelatih Arema FC itu– berharap Persebaya bernasib sama dengan Persib.

Nah, salah satu faktor yang membuat Arema bisa pesta gol saat menjamu Persib adalah Stadion Kanjuruhan yang penuh dengan lautan Aremania. Atmosfer yang sama akan tersaji sore nanti saat Arema FC menjamu Persebaya (tayangan langsung Indosiar pukul 15.30 WIB). Sebab, tiket untuk laga bertajuk derbi Jatim itu sudah sold-out! ’’Saya percaya dengan seluruh pemain. Mereka pasti bisa mengeluarkan kemampuan terbaik,’’ kata Milo.

Arema FC

Pelatih asal Bosnia-Herzegovina tersebut sudah dua kali menghadapi Persebaya musim ini. Dua pertemuan itu terjadi di pentas Piala Presiden 2019. So, dari referensi tersebut, Milo bisa membaca kelemahan Persebaya. Menurut dia, lini pertahanan tim berjuluk Green Force itu masih mudah diterobos.

Terutama pada menit-menit akhir. Buktinya, sejauh ini Green Force sudah kebobolan tiga gol pada 15 menit akhir laga. Dalam pertemuan terakhir melawan Persebaya di leg kedua final Piala Presiden (12/4), Arema FC juga mencetak gol melalui Ricky Kayame pada menit ke-90+2. Lini pertahanan Persebaya makin kritis seiring absennya Hansamu Yama karena skors. ’’Kelemahan ini yang akan coba kami manfaatkan,’’ ujar mantan pelatih Madura United itu.

Dia juga akan berusaha menghentikan serangan dari sayap Persebaya. Sisi sayap memang menjadi senjata bagi Persebaya. Sejauh ini, Green Force mencetak enam gol melalui skema serangan dari sayap. Salah seorang pemain yang diwaspadai adalah Irfan Jaya. ’’Jika lengah, dia (Irfan) bisa menghukum kami. Tapi, jika terus diganggu, dia akan kehilangan kecepatan dan spirit,’’ kata Milo.

Bejo Sugiantoro yang ditunjuk sebagai karteker Persebaya menyadari beratnya misi membawa poin dari Malang. Tapi, Bejo optimistis bisa membuat kejutan. ’’Kalau ada kans menang 100 persen, kenapa saya harus pilih 50 persen? Kami datang untuk menang,’’ tegas pelatih yang tengah mengikuti lisensi A AFC tersebut.

Persebaya Surabaya

Apalagi, selain Hansamu yang terkena skors, seluruh pemain siap tampil. Kondisi itu jelas berbanding terbalik dengan kubu tuan rumah. Singo Edan –julukan Arema FC– tidak bisa diperkuat striker andalannya, Dedik Setiawan. Padahal, dia sudah mengemas delapan gol di Liga 1 2019. Hal itu diperparah dengan belum fitnya kondisi bek Johan Alfarizi.

Meski begitu, Bejo enggan terpengaruh akan kondisi tim lawan. Menurut dia, pemain pelapis Arema FC juga patut diwaspadai. ’’Semua pemain (Arema FC) berbahaya,’’ terangnya. Karena itu, Bejo ingin seluruh elemen Persebaya bisa bersatu untuk memberikan kejutan di Malang. ’’Saya bukan malaikat, bukan one man show. Saya butuh tim pelatih dan manajemen serta pemain yang mau tampil dengan ciri khas Suroboyo,’’ tambah pelatih 42 tahun itu.

Soal sesumbar Milo yang ingin menjadikan Persebaya seperti Persib, Bejo memilih kalem. Yang pasti, dia tak ingin Ruben Sanadi dkk bernasib seperti Persib. ’’Arema tim bagus. Tapi, kami tidak mau membahas mereka. Saya hanya ingin fokus ke tim saya,’’ terangnya.

 

Perkiraan Pemain 

Arema FC (4-2-3-1): 96-Kurniawan Kartika Ajie (g); 8-Nasir, 23-Hamka Hamzah (c), 44-Arthur Cunha, 37-Agil Munawar; 12-Hendro Siswanto, 14-Jayus Hariono; 11-Rivaldi Bawuo, 10-Makan Konate, 41-Dendi Santoso; 99-Sylvano Comvalius

Pelatih : Milomir Seslija

Persebaya (4-3-3): 33-Miswar Saputra (g); 22-Abu Rizal Maulana, 29-M. Syaifuddin, 44-Andri Muliadi, 14-Ruben Sanadi (c); 96-M. Hidayat, 13-Rachmat Irianto, 10-Damian Lizio; 41-Irfan Jaya, 9-Amido Balde, 8-Oktafianus Fernando

Pelatih: Bejo Sugiantoro

Stadion: Kanjuruhan, Kabupaten Malang

Live: Indosiar pukul 15.30 WIB

 

Editor : Mohammad Ilham

Reporter : gus/bas

Alur Cerita Berita

Lihat Semua
Close Ads