JawaPos Radar | Iklan Jitu

Didenda Komdis Rp 150 Juta, Arema: Klub Rugi, Aremania juga Rugi

15 Maret 2019, 18:10:39 WIB
arema fc
Arema FC kembali jadi sasaran hukuman Komdis PSSI akibat ulah segelintir oknum suporternya. (Rubianto/Radar Malang)
Share this

JawaPos.com - Arema FC kembali menerima hukuman denda dari Komisi Disiplin (Komdis) PSSI akibat ulah oknum Aremania (sebutan suporter Arema FC) saat laga Piala Presiden 2019 Grup E beberapa waktu lalu. Selain denda sebesar Rp 150 juta, panitia pelaksana (panpel) pertandingan klub berjuluk Singo Edan itu juga mendapat teguran keras.

Denda yang diterima Arema tersebut berdasarkan hasil sidang Komdis yang telah dirilis di laman resmi PSSI pada Kamis, (14/3). Rinciannya, saat pertandingan Arema FC kontra Barito Putera, Senin (4/3), Aremania melakukan pelanggaran berupa pelemparan botol dan masuk ke lapangan. Dari aksi tersebut, Arema terkena sanksi denda Rp 75 juta.

Selanjutnya, pada pertandingan Persela Lamongan lawan Arema FC, Sabtu (9/3), Aremania kembali melakukan pelemparan botol dan menyalakan flare. Akibatnya, Arema kembali didenda Rp 75 juta.

Tak hanya itu, panpel Arema FC juga menerima sanksi terkait pertandingan lawan Persela. Karena dirasa gagal memberikan rasa aman dan nyaman, panpel mendapat hukuman berupa teguran keras.

Melihat hal itu, Media Officer Arema FC, Sudarmaji meminta agar Aremania segera menghentikan perilaku buruk seperti itu. Pasalnya, hal itu bisa merugikan banyak pihak. "Sudah saatnya saling mengingatkan. Klub rugi, Aremania juga rugi," ujarnya, Jumat (15/3).

Tak hanya itu, lanjut dia, aksi Aremania itu juga bisa memecah dan menjadikan fitnah di antara sesama mereka. Hal itu menyusul beredarnya sebuah video yang memperlihatkan dirijen Aremania Yuli Sumpil saat melemparkan sepatu kepada salah satu Aremania. Saat itu, Yuli hendak menegur Aremania yang melemparkan botol ke dalam lapangan.

"Atas kejadian itu, tidak hanya rugi denda tapi akan jadi fitnah dan bisa memecah belah Aremania," imbuh dia.

Sudarmaji mengaku kecewa atas ulah Aremania yang kembali mengulang kesalahan. Dia pun berharap agar kejadian serupa tidak terulang lagi pada laga-laga selanjutnya. 

Editor           : Agus Dwi W
Reporter      : Fiska Tanjung

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini