alexametrics
Piala Gubernur Jatim 2020

Arema atau Persija Sama Saja, Persebaya Siap Mental Main di Kanjuruhan

15 Februari 2020, 07:00:15 WIB

JawaPos.com – Tiket semifinal sudah berada dalam genggaman. Bahkan, Persebaya Surabaya bisa melaju ke semifinal Piala Gubernur Jatim 2020 dengan status juara grup. Namun, Persebaya harus menyiapkan mental baja. Sebab, di babak empat besar mereka ditunggu Arema FC atau Persija Jakarta. Kedua tim itu sudah dipastikan lolos ke babak semifinal, tapi status juara grup belum dipastikan.

Ancaman tak hanya datang dari calon lawan. Venue pertandingan semifinal (17/2) di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, juga menjadi arena uji nyali. Tekanan sudah pasti dirasakan penggawa Green Force, julukan Persebaya. Terutama bagi sejumlah mantan pemain Arema FC seperti Makan Konate dan Nasir. Meski begitu, Konate tak merasa keder. Dia sudah menyiapkan nyali untuk kembali ke Kanjuruhan. ”Terserah siapa pun lawannya. Apakah Arema FC atau Persija. Kami harus fokus saja,” terang Konate

Persebaya Surabaya

Pelatih Persebaya Aji Santoso juga menyadari tekanan yang bakal dihadapi anak asuhnya jika bermain di Malang. Namun, Aji sama sekali tak khawatir. Apalagi, sebagai mantan pemain dan pelatih Arema FC, dia sudah paham betul atmosfer Kanjuruhan. ”Saya sudah sampaikan ke pemain di mana pun kami main, itu tidak masalah. Toh tadi (lawan Madura United, Red) kami juga sedang away kan,” jelas mantan pelatih Persela Lamongan itu.

Masalahnya, Persebaya akan menuju semifinal dengan stok amunisi yang menipis. Dalam laga kemarin, tiga pemain Green Force harus diganti lantaran cedera. Mereka adalah Aryn Williams, Arif Satria, dan Hambali Tholib. Aji Santoso belum bisa memastikan kondisi ketiganya. Padahal, Green Force juga akan ditinggal Koko Ari Araya. Dia menyusul Hansamu Yama dan Rachmat Irianto yang memperkuat timnas.

Bukan hanya itu. Irfan Jaya dan Mahmoud Eid ternyata juga kurang fit. Irfan masih demam. Mahmoud masih bermasalah dengan hamstring. Tapi, Aji sama sekali tidak khawatir. ”Bagi saya, tidak ada masalah. Yang penting pemain pengganti bisa tampil dengan maksimal,” kata pelatih asal Kabupaten Malang tersebut.

Mental dan nyali penggawa Green Force memang sudah teruji pada laga terakhir grup A di Stadion Gelora Bangkalan kemarin. Meski bermain di kandang lawan, Persebaya bisa menaklukkan Madura United dengan skor 4-2. Kemenangan itu memastikan Persebaya lolos dengan status juara grup dengan koleksi enam poin. Konate menjadi hero dengan mencetak brace di menit ke-25’ dan 45’. Dua gol lainnya dicetak David da Silva (64’) dan Arif Satria (81’). Sementara itu, tuan rumah hanya mampu membalas dua kali melalui Alberto Goncalves (60’) dan Haris Tuharea (66’).

Meski kalah, Madura United tetap melenggang ke babak semifinal sebagai runner-up grup A. Itu tak lepas dari kekalahan 0-3 Bhayangkara FC dari Persik Kediri. Hasil tersebut memang membuat Madura United dan Bhayangkara FC sama-sama mengoleksi empat poin. Tapi, Madura unggul selisih gol.

Pelatih Madura United Rahmad Darmawan lega lantaran tim besutannya bisa lolos ke semifinal. Dia tak mau memilih lawan yang akan dihadapi dalam babak empat besar. ”Saya hanya senang kami bisa menambah laga dengan atmosfer dan tekanan yang sama dengan kompetisi resmi,” terang RD, sapaan akrab Rahmad Darmawan. Tapi, kekalahan atas Persebaya tetap menjadi bahan evaluasi. ”Saya akan segera lakukan evaluasi apa yang harus dibenahi,” tambah RD.

Editor : Mohammad Ilham

Reporter : gus

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads