alexametrics

Tersangka Pengaturan Skor Telah Dihukum PSSI, Ini Daftarnya

15 Februari 2019, 05:30:00 WIB

JawaPos.com – Komite Disiplin (Komdis) PSSI telah menghukum sejumlah pihak yang terlibat dalam praktik pengaturan skor di sepak bola Indonesia. Ada yang menerima hukuman plus denda, ada pula yang mendapatkan hukuman paling berat: dilarang berkecimpung di sepak bola seumur hidup.

Belum semua terduga pelaku pengaturan skor mendapat hukuman dari PSSI. Ada dua anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI yang terseret kasus pengaturan skor, yakni Johar Lin Eng dan Papat Yunisal. Namun keduanya belum mendapatkan hukuman dari PSSI.

Berikut Daftar Tersangka Pengaturan Skor yang Sudah Dijatuhi Hukuman oleh PSSI:

Pengaturan Skor, PSSI, Komdis PSSI, Satgas Antimafia Bola, Mbah Putih, Hidayat, Bambang Suryo, Vigit Waluyo
Infografis tersangka pengaturan skor yang sudah mendapat hukuman dari PSSI (Kokoh Praba/JawaPos.com)

Hidayat (Anggota Exco PSSI)
Hidayat dinilai terlibat dalam percobaan suap dengan meminta Madura FC mengalah dari PSS Sleman. Sebagai hukumannya, pria asal Surabaya ini dijatuhi hukuman larangan beraktivitas di sepak bola Indonesia selama tiga tahun.

Hidayat juga dihukum larangan memasuki stadion selama dua tahun. Serta denda Rp 150 juta Hukuman itu dijatuhkan per 3 Desember 2018 lalu.

Krisna Adi (Eks pemain PS Mojokerto Putra)
Pemain dengan lama lengkap Krisna Adi Darma ini dijatuhi hukuman seumur hidup oleh Komdis PSSI. Dia dilarang bermain sepak bola di bawah naungan PSSI seumur hidup. Dia diduga terlibat pengaturan skor pada laga antara PS Mojokerto Putra dengan Aceh United. Hukuman Krisna turun pada 22 Desember 2018.

Bambang Suryo (Manajer Persekam Metro FC)
Pria asal Malang ini kerap tampil di televisi dan membocorkan praktik pengaturan skor di sepak bola nasional. BS – sapaan akrabnya, dihukum seumur hidup oleh Komdis PSSI pada 26 Desember 2018. Dia dilarang beraktivitas di sepak bola tanah air selama seumur hidup.

Vigit Waluyo (Pelaku sepak bola asal Jawa Timur)
Mantan pengelola Deltras Sidoarjo dan PS Mojokerto Putra (MP) ini mendapat hukuman seumur hidup dari PSSI. Vugit dilarang beraktivitas di sepak bola selama seumur hidup. Saat ini, Vigit sedang mendekam dalam penjara karena kasus korupsi dana pinjaman PDAM Sidoarjo.

Priyanto (Mantan Komite Wasit)
Priyanto alias Mbah Pri dijatuhi hukuman larangan berkecimpung di dunia sepak bola seumur hidup oleh PSSI pada 8 Januari 2019. Dia terjerat kasus yang melibatkan Persibara Banjarnegara.

Anik Yuni Kartika Sari
Seperti halnya Mbah Pri, Anik Yuni juga mendapat hukuman seumur hidup pada sidang Komdis PSSI, 8 Januari 2019. Dia juga terbelit kasus yang melibatkan Persibara Banjarnegara.

Dwi Irianto (Anggota Komdis PSSI)
Mbah Putih alias Dwi Irianto mendapat hukuman seumur hidup dari Komdis PSSI. Dia dilarang beraktivitas di dunia sepak bola selama seumur hidup. Pria asal Blitar, Jawa Timur (Jatim) ini terlibat dalam kasus yang melibatkan Persibara Banjarnegara. Hukuman itu dijatuhkan pada 31 Januari 2019.

PS Mojokerto Putra
PS Mojokerto Putra adalah satu-satunya klub yang mendapat hukuman dari Komdis PSSI. Mereka dilarang mengikuti Liga 2 musim 2019. Sebab mereka terbukti terlibat pengaturan skor di Liga 2 2018.

Editor : Edy Pramana

Reporter : Muhammad Syafaruddin

Close Ads
Tersangka Pengaturan Skor Telah Dihukum PSSI, Ini Daftarnya