alexametrics
Liga 1 2019

Tanpa Alex, Persela Bisa Pakai False Nine atau Rafael Jadi Striker

14 November 2019, 16:00:28 WIB

JawaPos.com – Persija Jakarta berhasil menang besar 4-2 atas Borneo FC di laga sebelumnya. Tim berjuluk Laskar Joko Tingkir tersebut harus mewaspadai kebangkitan dan tren positif Macan Kemayoran – julukan Persija saat bentrok di Stadion Patriot Candrabaga Bekasi besok (15/11).

’’Kami harus bisa mengantisipasi performa mereka (Persija) yang sedang menanjak,’’ tutur Manajer Persela Edy Yunan Achmadi kepada Jawa Pos Radar Lamongan, kemarin (13/11).

Persela Lamongan

Sebelumnya, Macan Kemayoran – julukan Persija membukukan hasil positif di tiga laga terakhir. Yakni, menaklukkan tamunya Tira Persikabo dengan skor 2-0, menahan imbang 2-2 tuan rumah Semen Padang, dan membungkam Borneo FC dengan skor 4-2. ’’Jangan sampai itu menjadi beban. Harus tetap semangat dan fokus untuk bisa mencuri poin di sana,’’ katanya.

Performa menanjak yang ditunjukkan Rico Simanjuntak dkk membawa Persija menempati posisi ke-12 dengan 31 poin. Meninggalkan jauh Persela yang kini sedang berada di zona degradasi ranking 17 dengan 25 poin.

Tim biru muda itu baru bisa keluar dari zona degradasi, dengan catatan bisa meraih tiga poin dari Persija. Itu cukup sulit karena selama kompetisi tahun ini, Persela belum memiliki mental menang di luar kandang. ’’Tidak mudah memang. Tapi dalam sepak bola, tidak ada yang tidak mungkin,’’ imbuh Yunan.

Apalagi, performa ujung tombak Persija, Marco Simic sedang on fire. Bomber berpaspor Kroasia itu mencatatkan quatrick (empat gol) ke gawang Borneo FC, yang membawanya kukuh sebagai top scorer dengan 21 gol. Sebaliknya, Persela kini sedang mengalami krisis bek, yakni Arif Satria, Demerson Bruno Costa, dan Eky Taufik, dipastikan absen. ’’Pemain bertahan harus bisa menutup ruang gerak Simic, yang terkenal bagus dalam bola bawah dan bola atas,’’ ujar Yunan saat dikonfirmasi via ponsel.

Pelatih Persela Nil Maizar sepertinya akan mengubah pola penyerangan akibat absennya Alex Dos Santos Goncalves. Opsi utamanya dengan menempatkan Rafael Gomes De Olivera sebagai striker. Namun, opsi lainnya, yakni menerapkan strategi false nine. Yakni, Kei Hirose maupun winger bisa menjadi striker bayangan.

’’Secara teknis, kita serahkan pada tim pelatih, yang tentunya sudah memiliki strategi untuk meredam Persija,’’ ujar pria yang juga menjabat sebagai Kabag Pembangunan Pemkab Lamongan tersebut.

Pernyataan Yunan tersebut tidak berlebihan. Berdasarkan pengalaman saat Persela melawat ke kandang Bali United. Meski saat itu beberapa pemain pilar absen, ternyata tim berjuluk Laskar Joko Tingkir tersebut mampu menahan imbang 1-1 tim calon juara Liga 1 tahun ini.

Editor : Mohammad Ilham

Reporter : radar lamongan

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads