alexametrics
Liga 1 2019

Persebaya vs PSM Makassar: Menang atau Menanggung Malu

14 November 2019, 07:00:46 WIB

JawaPos.com – Sudah tujuh laga dilalui Persebaya Surabaya tanpa kemenangan. Green Force –julukan Persebaya– menelan empat kekalahan dan tiga hasil imbang. Menang akan menjauhkan mereka dari papan bawah. Tapi, apabila kalah, maka berpotensi menanggung malu di papan bawah. Saat ini mereka hanya unggul enam poin atas tim teratas zona degradasi. Nah, kans mengakhiri tren buruk terbuka kala menjamu PSM Makassar di Stadion Batakan, Balikpapan, sore nanti (live Indosiar pukul 15.30 WIB).

Tim Ayam Jantan dari Timur –julukan PSM Makassar– musim ini memiliki rekor sangat buruk di laga away. Dari 12 kali bertandang ke kandang lawan, Rivky Mokodompit dkk menelan sembilan kali kekalahan dan tiga kali seri. Catatan golnya juga mengenaskan. Dalam laga away tersebut, PSM kebobolan 23 kali dan hanya bisa mengoyak gawang tim tuan rumah delapan kali.

Persebaya Surabaya

Meladeni Persebaya sore nanti, enam pemain PSM juga dipastikan absen. Abdul Rahman dan Guy Junior cedera. Asnawi Bahar dan Firza Andika masuk skuad timnas U-23. Hasim Kipuw dan Wiljan Pluim terkena akumulasi kartu. Absennya Abdul Rahman, Kipuw, Firza, dan Asnawi mengakibatkan lini belakang PSM krisis. Bahkan, bek tengah hanya menyisakan Aaron Evans dan Munhar. Kondisi lawan yang seperti itu semestinya bisa dieksploitasi Ruben Sanadi dkk untuk meraih kemenangan.

Sejatinya, kondisi Persebaya tidak jauh beda. Hansamu Yama dan Otavio Dutra absen. Osvaldo Haay dan Rachmat Irianto masuk skuad timnas U-23. Bedanya, Green Force sudah terbiasa dengan kondisi tersebut. Dan, pelatih Persebaya Aji Santoso percaya penuh kepada pemain yang dibawanya. ’’Semua pemain kami sangat siap. Mudah-mudahan mereka bisa tampil bagus,’’ kata pelatih 49 tahun itu.

Untuk lini belakang, duet M. Syaifuddin dan Andri Muliadi berpeluang tampil. Hanya, Aji masih menunggu kondisi terakhir tiga pemainnya. Mereka adalah David da Silva, Irfan Jaya, dan Miswar Saputra. Ketiganya ikut berangkat ke Balikpapan, namun dalam kondisi tidak 100 persen.

Karena itu, Aji tak berani memastikan apakah tiga pemainnya itu bakal tampil sebagai starter. Apalagi, waktu recovery mereka juga cukup mepet. Meski begitu, Aji menilai, ketiga pemainnya tersebut siap tampil. ’’Untuk Da Silva dan Irfan, mereka cukup siap. Kalau Miswar, kondisinya memang sudah bagus. Tapi, badannya agak sedikit kurus setelah sakit,’’ tambah mantan pelatih Persela Lamongan tersebut. Itu berarti ada kans Imam Arief kembali tampil sebagai starter.

Kapten Persebaya Ruben Sanadi menyatakan siap tempur. Dia tak mau memikirkan kondisi tim yang tak full team. Menurut dia, rekan-rekannya sudah tahu apa yang harus dilakukan. ’’Kami siap menjalankan materi yang sudah diberikan oleh pelatih. Siapa pun lawannya, kami harus kerja keras. Semoga dapat tiga poin,’’ tegas Ruben.

Bagaimana dengan pelatih PSM Darije Kalezic? Dia sambat. Pelatih asal Swiss itu tak habis pikir mengapa laga kontra Persebaya bisa digelar. Menurut dia, seharusnya PSM dinyatakan menang WO setelah laga tertunda pada 2 November lalu. Sebab, PT Liga Indonesia Baru (LIB) memberikan kabar bahwa laga dipindahkan ke Stadion Batakan dua hari sebelum laga. ’’Seharusnya, kalau sesuai regulasi, kan empat hari sebelum laga,’’ katanya.

PSM Makassar

Dia kecewa dengan keputusan LIB yang tetap menggelar pertandingan itu. ’’Tidak ada yang bisa jelaskan ke saya mengapa laga ini bisa digelar?’’ terangnya.

Apalagi, jadwal laga tersebut dinilai terlalu mepet. Sebelumnya, Juku Eja –julukan PSM– bersua Kalteng Putra (10/11). ’’Kami hanya punya waktu dua hari. Dengan jadwal padat ini, kami tak bisa berbuat banyak,’’ tambah pengganti Robert Rene Alberts itu.

Untung bagi PSM, laga dipastikan tanpa penonton. Tanpa kehadiran Bonek, Kalezic menilai, timnya cukup diuntungkan. ’’Jadi, untuk memenangkan laga ditentukan dengan kualitas (pemain) di lapangan,’’ katanya.

Sementara itu, mantan striker Persebaya yang saat ini berkostum PSM Amido Balde membuktikan bahwa keputusan manajemen Persebaya mendepaknya sangat keliru. ’’Tugas saya adalah mencetak gol. Kalau ada peluang, pasti saya akan berusaha mengonversinya menjadi gol,’’ katanya saat ditemui Jawa Pos di Stadion Batakan, Balikpapan, kemarin sore.

Meski begitu, dia menyatakan tak membenci Persebaya. Menurut Balde, dirinya masih menaruh respek besar kepada seluruh jajaran yang ada di Green Force. ’’Saya selalu menghormati semua soal Persebaya. Saya respek dengan staf pelatih, sampai Bonek,’’ kata pemain asal Guinea-Bissau itu.

Balde mengatakan masih sering melakukan komunikasi dengan pemain Green Force. ’’Sebelum pertandingan kami komunikasi. Saya punya relasi yang sangat bagus dengan mereka,’’ tambah Balde.

Tetapi, di lapangan nanti Balde berjanji akan menepikan segala hubungan baik tersebut. ’’Saya adalah pemain profesional. Saya butuh bermain dan membuktikan kualitas saya,’’ imbuh pemain 28 tahun itu.

Perkiraan Pemain
Persebaya (4-3-3) : 82-Imam Arief (g); 2-Novan Sasongko, 29-M. Syaifuddin, 44-Andri Muliadi, 14-Ruben Sanadi; 12-Rendi Irwan, 28-Aryn Williams, 90-Diogo Campos; 17-Elisa Basna, 7-David da Silva, 8-Oktafianus Fernando
Pelatih: Aji Santoso

PSM Makassar (4-2-3-1) : 20-Rivky Mokodompit (g); 26-Taufik Hidayat, 2-Aaron Evans, 32-Benny Wahyudi, 16-Munhar; 10-Marc Klok, 19-Rizky Pellu; 50-Raphael Maitimo, 24-Rizky Eka, 30-Ezra Walian, 90-Amido Balde
Pelatih: Darije Kalezic

Stadion : Batakan, Balikpapan
Live Indosiar pukul 15.30 WIB

Editor : Mohammad Ilham

Reporter : gus/ali

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads