alexametrics
Liga 3 2019

Kuda Hitam PSG Tembus Final Liga 3 Jatim Tantang Perseta

13 November 2019, 15:30:01 WIB

JawaPos.com – Putra Sinar Giri (PSG) sebelumnya tak diperhitungkan dalam perebutan gelar juara Liga 3 Jatim. Secara tradisi, mereka kalah oleh tim-tim lain seperti Persekabpas Pasuruan ataupun Persibo Bojonegoro. Tapi, tim asal Gresik itu mematahkan prediksi. David Faristian dkk berhasil melaju ke final.

Hebatnya, PSG menyegel satu tempat di partai puncak setelah menang melalui drama adu penalti 7-6 atas tuan rumah Persekabpas di Stadion R. Soedarsono, Pasuruan, kemarin sore. Dalam laga kemarin, Persekabpas membuka gol pada menit ke-20 melalui Ali Khumaidi. Kemudian dibalas tiga menit berselang oleh Danny Alvianes. Tuan rumah menjauh lewat gol Bayu Alfarizi (29’) dan Rizko Hardiansyah (34’). PSG memperkecil skor menjadi 2-3 setelah Dani mencatatkan brace pada menit ke-42.

Saat unggul tipis, Persekabpas harus bermain dengan 10 orang. Ali Khumaidi mendapat kartu kuning kedua pada menit ke-45. Kondisi itu mampu dimanfaatkan tim tamu. Mereka menyamakan skor 3-3 lewat striker Hasbiyanto pada menit ke-82. Karena berakhir imbang, laga dilanjutkan dengan adu penalti. Di babak tos-tosan, PSG menang 4-3. Kiper Anton Irwansyah mampu menggagalkan dua penalti lawan.

Hasil tersebut benar-benar disyukuri PSG. ’’Laga yang sangat mendebarkan. Alhamdulillah, hasil masih berpihak pada kami,’’ kata Khoirul Anam, pelatih PSG. Karena sudah di final, PSG tak akan membuang peluang untuk menjadi kampiun. ’’Mudah-mudahan kami bisa menjadi juara,’’ harap Anam.

Di babak final, PSG akan bersua Perseta Tulungagung. Dalam laga semifinal, Perseta menang tipis 1-0 atas PSID Jombang di Stadion Rejoagung, Tulungagung. Ambisi PSG untuk menjadi juara cukup berat. Sebab, laga final akan dihelat di Stadion Rejoagung, Tulungagung, pada Kamis (14/11).

PSG wajib waspada. Sebab, performa Perseta di kandang cukup oke. Pada babak 16 besar, tiga kali main, Perseta tak pernah kalah. Mereka mencatatkan dua kemenangan dan satu hasil imbang. Meski begitu, Anam tak ingin anak asuhnya keder. ’’Karena target kami yang lebih jauh adalah bisa lolos ke Liga 2,’’ tambah pelatih jebolan tim internal Sasana Bhakti itu.

Di sisi lain, kekalahan oleh PSG membuat Persekabpas kecewa. Manajer Persekabpas Suryono Pane menilai, kepemimpinan wasit Joan Robi berat sebelah. Termasuk saat memberikan kartu merah kepada Ali Khumaidi pada babak pertama. ’’Saya sangat kecewa. Tapi, biar publik yang menilai kepemimpinan wasit seperti apa. Semoga di Liga 3 regional Jawa wasit yang memimpin bisa lebih sportif,’’ ujar Suryono Pane.

Editor : Mohammad Ilham

Reporter : gus/ali

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads