alexametrics
Timnas Indonesia

Indonesia U-23 vs Iran U-23: Eksperimen Sebelum ke SEA Games 2019

13 November 2019, 14:40:33 WIB

JawaPos.com – Setelah menjalani training camp kurang lebih sebulan, timnas Indonesia U-23 akan kembali menjalani laga uji coba internasional. Kali ini lawannya adalah Iran U-23. Pertandingan digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, hari ini.

Pelatih timnas U-23 Indra Sjafri akan menggunakan pertandingan uji coba tersebut untuk mencari komposisi pemain. Sebanyak 28 pemain yang ada saat ini akan dipangkas menjadi 20 pemain. Plus dua pemain senior yang bakal dibawa ke SEA Games 2019. ’’Kami juga akan menggunakan pertandingan lawan Iran sebagai simulasi SEA Games nanti,’’ ucap Indra.

Mantan pelatih Bali United itu mengaku bakal menjadikan pertandingan melawan Iran U-23 layaknya pertandingan SEA Games 2019. Dia juga hanya akan mengganti tiga pemain. Formasi yang dipakai juga bakal jadi pakem di SEA Games 2019.

Selain itu, pertandingan melawan Iran dijadikan ajang untuk melihat hasil evaluasi dari kesalahan dan kekurangan dari tiga pertandingan uji coba sebelumnya di turnamen CFA di Tiongkok. ’’Uji coba melawan Iran U-23 ini kami ingin lihat apa yang sudah diperbaiki. Hanya, kami perlu memberikan kesempatan kepada pemain yang kami anggap belum yakin. Kami ingin melihat lebih dalam lagi pemain-pemain ini,’’ tuturnya.

Pelatih 56 tahun itu bersyukur bisa beruji coba melawan Iran U-23. Dia melihat Iran U-23 merupakan tim yang kuat. Tim yang akan bertarung di ajang Piala AFC U-23 tahun depan. ’’Ini sangat bermanfaat melawan tim yang bagus,’’ katanya.

Sejauh ini, hanya ada nama Evan Dimas yang berstatus pemain senior di timnas U-23. Indra masih menunggu beberapa nama lain seperti Alberto Goncalves, Hansamu Yama, hingga Zulfiandi untuk bergabung dan diseleksi. Di antara tiga nama tersebut, hanya Hansamu yang tidak ikut ke Bali.

Indra mengakui timnya masih punya masalah di posisi striker. Karena itu, dia terpaksa memanggil Beto untuk bergabung dengan status pemain senior. ’’Tapi, ada problem yang kami hadapi. Ketatnya kompetisi berpengaruh pada kebugaran pemain. Banyak pemain senior yang tingkat kebugaran dan cederanya tidak diketahui tapi setelah di timnas baru diketahui,’’ ucapnya.

Indra mengungkapkan, dirinya masih tidak yakin Beto bisa langsung klop dengan skuadnya. Terutama soal fisik. ’’Apakah dia pantas masuk skuad dengan jadwal tujuh game dalam 14 hari? Saya akan berdiskusi dengan dokter tim. Saya akan ambil keputusan pada tanggal 18 mendatang,’’ ucapnya.

Nah, jika Beto tidak bisa bergabung, Indra sudah punya opsi. Yakni, menjadikan Osvaldo Haay sebagai striker. ’’Saya juga bereksperimen dengan menjadikan M. Rafli sebagai striker selama ini,’’ terangnya.

Jika timnas menjadikan pertandingan melawan Iran U-23 sebagai hasil evaluasi, hal berbeda dikatakan pelatih Iran U-23 Hamid Estili. Dia mengungkapkan, pertandingan melawan Indonesia U-23 jadi pengalaman yang bagus untuk anak asuhnya agar bisa beradaptasi dengan cuaca tropis. Sebab, di Piala AFC U-23 tahun depan, timnya bertanding di Thailand. ’’Kondisi sepak bola di sini juga mirip dengan Thailand,’’ katanya.

Perkiraan Pemain
Indonesia U-23 (4-3-3): Nadeo Arga Winata (g); Asnawi Mangkualam, Andy Setyo, Bagas Adi, Rifad Marasabessy; Evan Dimas, Kadek Agung (c), Egy Maulana Vikri; Saddil Ramdani, Osvaldo Haay, Witan Sulaeman
Pelatih: Indra Sjafri

Iran U-23 (4-3-3): S. Adeli (g); A. Aghasi, M. Moslemipour, A. Arta, M. Rahimi; S. Zamehran, M. Aghajanpour, S. Abbasian; M. Mehdikhani, A. Roustaei, M. Asadi
Pelatih: Hamid Estili

Stadion: Kapten I Wayan Dipta

Editor : Mohammad Ilham

Reporter : rid/ali

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads