alexametrics
Liga 1 U-20 2019

Juara Liga 1 U-20, Persebaya U-20 Disambut Ribuan Bonek di Surabaya

13 Oktober 2019, 15:34:25 WIB

JawaPos.com – Ketika Persebaya Surabaya masih kesulitan di Liga 1, Persebaya U-20 menghadirkan prestasi. Bonek pun menyambut mereka dengan penuh suka cita pada Minggu (13/10). Kedatangan tim berjuluk Young Green Force tersebut disambut dengan arak-arakan dari Bundaran Waru hingga Mapolrestabes Surabaya.

Tak henti-henti Bonek mengelu-elukan para pahlawan muda itu. Yel yel terus dinyanyikan. Pantas mereka dapatkan kehormatan itu. Kemarin, Persebaya U-20 baru saja mencetak sejarah. Mereka menahbiskan diri sebagai kesebelasan pertama yang menjuarai pergelaran Elite Pro Academy Liga 1 U-20. Persebaya U-20 tampil di podium tertinggi setelah berhasil mengalahkan Barito Putera U-20 dengan skor 6-3 (3-3) melalui drama adu penalti dalam laga final di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar (12/10).

Gelar juara itu diraih Persebaya U-20 dengan susah payah. Juga dengan jalan yang dramatis. Betapa tidak, sejak menit ke-44, tim berjuluk Young Green Force tersebut bermain dengan sepuluh pemain. Situasi itu menyusul diusirnya kapten Persebaya U-20 Rifky Afryan Hartono ke luar lapangan oleh wasit. Pemain yang akrab disapa Jepang tersebut harus mandi lebih cepat lantaran menerima dua kartu kuning.

Bukan hanya itu. Hingga injury time memasuki menit ke-93, Persebaya U-20 masih tertinggal 2-3. Baru pada detik-detik menjelang pertandingan berakhir, tim asal Kota Pahlawan itu berhasil menyamakan kedudukan lewat tendangan Brylian Aldama. Gol Brylian itu memaksa pertandingan dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu.

Sebelum lahirnya gol Brylian pada menit ke-94 tersebut, Persebaya U-20 unggul cepat lewat Supriyadi pada menit ke-13. Barito U-20 lantas menyamakan kedudukan berkat gol M. Delan I Selang pada menit ke-45. Supriyadi kembali membuat tim besutan Uston Nawawi tersebut memimpin pada menit ke-59. Tapi, satu menit kemudian, Kahar Musakkar membawa Barito U-20 menyamakan kedudukan. Bahkan, pada menit ke-84, Barito U-20 unggul lewat eksekusi penalti Kahar.

Dan, ketika pertandingan harus ditentukan melalui adu tendangan penalti, penjaga gawang Persebaya U-20 Ernando Ari Sutariyadi tampil sebagai pahlawan. Kiper asal Semarang itu dua kali menepis tendangan penalti pemain Barito U-20. Yakni, tendangan Herudin dan Yuswamto Aditya. Satu eksekusi penalti Barito U-20 lainnya yang diambil M. Hanapi melenceng.

Sebaliknya, tiga eksekutor Persebaya U-20 Rizky Ridho, Risky Ramadhan, dan M. Haykal sukses menjalankan tugas. Satu-satunya eksekutor Persebaya U-20 yang gagal adalah Deny Agus.

Gelar juara tersebut benar-benar membanggakan bagi Persebaya U-20. Sebab, mereka berhasil mengukir sejarah sebagai tim pertama yang menjuarai Liga 1 U-20. ”Gelar juara ini juga menjadikan para pemain memiliki catatan sejarah yang indah untuk dikenang dalam perjalanan hidupnya. Di sisi lain, gelar juara ini akan memotivasi mereka untuk terus meningkatkan kemampuan agar bisa bersaing di tim senior kelak,” ujar Manajer Persebaya U-20 Yahya Hasan Alkatiri.

Editor : Mohammad Ilham

Reporter : fim/bas

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads