alexametrics
Liga 1 2019

Selain Melawan Tuan Rumah, Persebaya Juga Menghadapi Kabut Asap

13 September 2019, 12:00:53 WIB

JawaPos.com — Kalteng Putra bukan satu-satunya ancaman bagi Persebaya Surabaya. Ada ancaman lain: Kabut asap. Palangka Raya tengah diselimuti kabut asap. Asap kian tebal saat memasuki pagi atau sore hari. Sialnya, skuad Persebaya Surabaya melakoni sesi official training (OT) kemarin pagi di stadion Tuah Pahoe, Palangkaraya.

Sejatinya, kondisi itu sangat tidak ideal. Sebab, asap masih mengepung stadion. Meski begitu, para pemain cuek. Mereka bahkan berlatih tanpa memakai masker. “Kalau soal asap, tidak ada masalah. Apapun keadaaannya, kami akan tetap maju untuk laga besok (hari ini),” kata winger Persebaya Osvaldo Haay.

Persebaya Surabaya

Tapi, yang dirasakan Fandi Eko Utomo berbeda. Soal asap, dia sedikit menyayangkan. Apalagi saat sesi OT kemarin pagi. “Bau asapnya itu lho, Mas,” kata pemain 28 tahun itu kepada Jawa Pos. Sejatinya, dia cukup kaget saat melihat Palangkaraya penuh asap. “Saya baru tahu pas turun dari pesawat,” tambah putra legenda Persebaya Yusuf Ekodono itu.

Untungnya, hal itu tak sampai mempengaruhi kondisi fisiknya. Fandi tetap siap tempur. Apalagi, tim dokter terus mengawasi kondisi pemain. Mereka meminta agar pemain selalu mengenakan masker saat keluar. Soal mengenakan masker, Fandi merespon baik. “Nggak masalah kok. Kan buat jaga-jaga saja pakai masker,” tambahnya.

Masalahnya, saat bertanding, pemain tidak bisa memakai masker. Hal itu sudah diantisipasi oleh tim dokter. Mereka menyarankan untuk pemain menjaga pola makan. “Pemain perlu jaga asupan cairan dalam tubuh dan konsumsi makanan sehat,” terang Pratama Wicaksana, dokter tim Persebaya.

Meski asap belum akan mereda, asisten pelatih Persebaya Wolfgang Pikal mengaku tak masalah. Walau, ada ancaman asap bisa mengganggu pernapasan selama pertandingan. Dia yakin anak asuhnya juga tetap dalam kondisi oke. “Kondisi cuaca memang seperti ini. Tetapi pemain Persebaya tidak terpengaruh sama sekali. Kami sudah tahu harus bagaimana,” terang pelatih berdarah Austria itu.

Editor : Mohammad Ilham

Reporter : Gus/bas

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads