alexametrics
Liga 1 2019

Dwi dan Dian Agus Belum Konsisten, Persela Ingin Rekrut Kiper Baru

13 Agustus 2019, 16:00:40 WIB

JawaPos.com – Performa lini belakang Persela Lamongan masih mencemaskan. Tidak terkecuali posisi di bawah mistar. Dari 12 pertandingan yang sudah dijalani, tim berjuluk Laskar Joko Tingkir tersebut sudah kebobolan 22 gol. Dengan jumlah kebobolan sebanyak itu, Persela pun masuk daftar tiga tim yang gawangnya paling banyak kemasukan di Liga 1 musim ini.

Persela hanya sedikit lebih baik daripada Perseru Badak Lampung FC yang sudah kemasukan 28 gol dan Barito Putera yang kebobolan 23 gol. Jika tidak ada perbaikan, bakal makin banyak gol yang bersarang ke gawang Persela. Apalagi, Persela hanya memiliki dua kiper senior. Yakni, Dwi Kuswanto dan Dian Agus Prasetyo. Itu pun penampilan keduanya belum konsisten.

Persela Lamongan

Satu kiper lainnya masih sangat muda dan minim jam terbang. Kiper ketiga tersebut adalah Reza Agus Febrian yang masih berusia 19 tahun. Jika satu di antara dua kiper senior itu cedera atau tidak bisa bermain akibat akumulasi kartu, tentu kondisinya makin mencemaskan. ’’Posisi kiper memang menjadi salah satu perhatian kami. Saya sudah diskusikan hal ini dengan Coach Erik Ibrahim (pelatih kiper, Red),’’ kata pelatih Persela Nil Maizar.

Saat ini tentu upaya yang bisa dilakukan adalah menggenjot performa Dwi dan Dian Agus. Mereka diharapkan bisa lebih konsisten lagi dalam mengarungi sisa laga putaran pertama. Termasuk untuk menghadapi dua pertandingan tandang melawan PSS Sleman dan Semen Padang.

Apabila yang bermain di bawah mistar meyakinkan dan tampil apik, tentu para gelandang dan penyerang lebih leluasa menyerang karena tidak waswas timnya bakal kebobolan. ’’Kami juga berharap tidak ada masalah (baik itu kesehatan maupun akumulasi kartu, Red),’’ ujar Nil.

Dengan begitu, Dwi dan Dian Agus tetap bisa diandalkan untuk melakoni putaran pertama ini. Menjelang putaran kedua, mantan pelatih timnas Indonesia itu mengisyaratkan penambahan penjaga gawang. Tujuannya, menekan risiko apabila ada yang absen. ’’Tentu harapannya ada penambahan. Itu juga yang kami diskusikan dengan Coach Erik,’’ ungkap Nil.

Manajer Persela Edy Yunan Achmadi sependapat dengan Nil. Menurut dia, sangat riskan apabila kiper ketiga diisi penjaga gawang yang minim pengalaman. ’’Kami tentu memikirkan opsi penambahan di sektor tersebut,’’ tuturnya.

Editor : Mohammad Ilham

Reporter : fim/ali

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads