alexametrics
Liga 1 2019

Bejo: Harga Diri Pemain Persebaya Akan Dibuktikan Lawan Arema FC

13 Agustus 2019, 17:00:07 WIB

JawaPos.com – Persebaya Surabaya menjalani latihan perdana tanpa Djadjang Nurdjaman (12/8). Posisinya digantikan sang asisten Bejo Sugiantoro dalam latihan yang digelar di lapangan Polda Jatim, Surabaya.

Kondisi mental pemain masih menjadi masalah. Maklum, pemecatan Djanur memang cukup mendadak. Bejo tak menampik hal itu. Apalagi, Djanur belum pamitan langsung ke pemain. Tapi, dia meminta anak asuhnya segera bangkit. ”Tugas saya mengembalikan motivasi pemain. Sebab, harga diri mereka (para pemain Persebaya, Red) akan dibuktikan lawan Arema FC,” ujar Bejo.

Persebaya Surabaya

Green Force –julukan Persebaya– akan bersua Arema FC pada Kamis (15/8). Bukan hal mudah mengangkat mental tim jelang derby Jatim. Untung, Bejo punya pengalaman panjang. Dia pernah menghadapi Arema FC semasa menjadi pemain Persebaya.

Menurut dia, Persebaya punya gaya permainan khas Suroboyo. DNA itulah yang akan disuntikkan kepada pemain sebelum away ke Malang. ”Tim harus bermain dengan gaya Suroboyo. Ngeyel, ngosek, wani. Itu cukup bagi saya,” kata pria 42 tahun tersebut.

Karakter itu cukup penting untuk membangkitkan spirit dalam derby Jatim. Apalagi, skuad Green Force dipastikan bakal mendapatkan tekanan dari Aremania yang memenuhi stadion. Karena itu, Bejo meminta pemain harus fokus ke lapangan saja untuk tampil maksimal. ”Biar nanti Bonek tahu dan menilai seperti apa (perjuangan, Red) pemain dan tim,” tambah mantan pemain PSPS Pekanbaru itu.

Meski persiapan mepet, Bejo tak khawatir. Sebab, dia yakin pemain bakal menunjukkan performa terbaik. Apalagi, derby Jatim tersebut juga akan menjadi ajang penilaian. Apabila tidak tampil oke, pemain bisa saja terdepak di putaran kedua. ”Harga diri dipertaruhkan. Apakah (pemain, Red) lanjut atau tidak bersama tim. Itu seharusnya jadi motivasi untuk membuktikan bahwa mereka layak bertahan,” tambah Bejo.

Sayang, Green Force terancam tampil pincang. Sebab, kondisi Otavio Dutra belum fit. Dia berlatih secara terpisah kemarin. Untung, selain Dutra, seluruh pemain siap tampil. Kalaupun Dutra absen, Bejo sudah punya penggantinya. Masih ada M. Syaifuddin maupun Andri Muliadi yang dalam kondisi terbaik. Belum lagi Rachmat Irianto yang bisa berperan sebagai stoper.

Manajemen mendukung penuh Bejo sebagai karteker. Tapi, posisi Bejo sebagai karteker bisa saja tak bertahan lama. Manajer Persebaya Candra Wahyudi menjelaskan, pihaknya mulai menimang calon pelatih baru pengganti Djanur.

Tapi, saat ditanya soal identitas, Candra masih enggan terbuka. ”Bisa pelatih asing atau lokal. Mantan pemain Persebaya atau tidak. Semua kemungkinan ada. Masih proses,” katanya.

Lantas, bagaimana kriteria pelatih yang diinginkan? ”Banyak pertimbangan. Semua pelatih ada plus minusnya. Lihat saja nanti,” terangnya. Tapi, Candra tak menampik sudah banyak pelatih yang mengirimkan lamaran ke manajemen Persebaya. Termasuk mantan pelatih Persipura Jayapura, Peter Butler. ”Semua masih dalam proses. Kami akan menilai dulu. Masih ada waktu sebelum kami putuskan,” ujar Candra.

Editor : Mohammad Ilham

Reporter : gus/ali

Alur Cerita Berita

Lihat Semua
Close Ads