alexametrics
Liga 1 2019

Reuni Sidik Saimima, Nerius Alom, dan Rangga Muslim Dengan Persebaya

13 Juli 2019, 12:10:05 WIB

JawaPos.com – Persebaya Surabaya dan PSS Sleman memang sempat bertemu dua kali dalam waktu berdekatan. Yakni, pada Desember 2017 dan Februari 2018. Namun, dua pertemuan itu hanya pertandingan persahabatan. Dalam kompetisi resmi, keduanya sudah sepuluh tahun tidak berjumpa.

Pertemuan terakhir terjadi di Divisi Utama 2009. Keduanya bertarung di Gelora 10 Nopember, Surabaya.

Adapun pertemuan di Stadion Maguwoharjo kali terakhir terjadi pada Agustus 2008. ’’Saat pertemuan terakhir di kompetisi resmi, saya masih menjadi pemain,’’ ungkap Bejo Sugiantoro.

Kini posisi Bejo sudah berbeda. Dia saat ini duduk sebagai asisten pelatih Persebaya. ’’Itu menandakan betapa lamanya kami tidak bertemu. Semoga seperti pertemuan terakhir, kami bisa membawa pulang poin dari Sleman,’’ tambahnya.

Persebaya Surabaya

Ya, dalam lawatan terakhirnya ke Sleman pada 2008, Green Force –julukan Persebaya– berhasil mencuri satu poin. Kala itu kedua tim bermain imbang 1-1. Nah, pertemuan yang terjadi bertahun-tahun silam tersebut memang sudah tersimpan sebagai lembaran sejarah.

Meski begitu, Seto Nurdiantoro tidak mau mengabaikannya. Pelatih PSS tersebut menganggap catatan itu sebagai pengingat bagi dia dan skuadnya. ’’Semua memang sudah berlalu. Kami juga sudah lama tidak bertemu. Tapi, satu hal, Persebaya tetaplah klub besar. Mereka jauh lebih kuat daripada kami dari banyak aspek,’’ kata Seto.

Pertemuan nanti malam sekaligus menjadi ajang reuni bagi beberapa personel PSS dengan Persebaya. Antara lain, Sidik Saimima, Nerius Alom, dan Rangga Muslim. Mereka pernah menjadi bagian dari kesuksesan Persebaya kala merengkuh gelar juara Liga 2 musim 2017. Selain itu, ada Danilo Fernando. Saat aktif bermain, Danilo pernah menjadi gelandang yang begitu diidolakan Bonek, pendukung Persebaya.

PSS Sleman Elang Jawa

’’Cinta itu masih tersimpan di dada. Bagaimanapun, nama saya dibesarkan di sana (Persebaya, Red),’’ ucap Danilo. ’’Tapi, saya akan tetap profesional. Saya akan bantu PSS meraih kemenangan,’’ tegasnya yang kini menjadi asisten pelatih PSS.

Tekad senada disampaikan Sidik Saimima. Bahkan, dia sudah berlatih dengan matang untuk menghadapi mantan klubnya. ’’Secara pribadi, saya sudah berlatih dan melakukan persiapan matang menghadapi mantan tim saya,’’ tutur Saimima.


Pada ulang tahun ke-70, Jawa Pos mempersembahkan logo khusus untuk suporter sepak bola Liga 1. Logo-logo tersebut kreasi dari tim desain dan ilustrasi Jawa Posdalam menerjemahkan filosofi klub serta para pendukungnya. Logo-logo itu dapat diunduh secara bebas di link berikut ini: https://logofansfc.jawapos.com/

Editor : Mohammad Ilham

Reporter : fim/bas

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads