JawaPos Radar

Kiper Arema Bersuara Lantang Soal Teror Bom Surabaya

13/05/2018, 20:12 WIB | Editor: Irawan Dwi Ismunanto
Arema FC, Bom Surabaya, Liga 1 2018, PSM Makassar,
Kiper Arema FC, Joko Ribowo, berharap tragedi seperti bom Surabaya tak terulang lagi. (Tika Hapsari/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Aremania dan penggawa Arema FC, serta pemain PSM Makassar, menyampaikan dukacita atas kejadian bom bunuh diri di Surabaya. Sebelum pertandingan di Stadion Kanjuruhan, Minggu (13/5), mereka mengheningkan cipta bersama.

Para pemain pun mengenakan pita hitam di lengan sebelah kiri. Mengenai hal ini, kiper Arema FC, Joko Ribowo, menyampaikan rasa dukacita dan belasungkawa yang sedalam-dalamnya. "Kita sama-sama ciptaan Allah," kata dia, ditemui usai pertandingan, Minggu (13/5).

Mantan pemain Persema Malang ini bersuara lantang menentang aksi semacam itu. Dia berharap, di masa akan datang kebebasan dan toleransi di Indonesia semakin baik. "Semoga paham yang terlalu fanatik tidak terlalu berkembang," harapnya.

Dia lantas mengisahkan sebuah riwayat zaman Nabi Muhammad SAW. Kisah seseorang ahli ibadah yang membunuh sesama muslim. Alasannya, beda pandangan politik dan perempuan. "Jangan ada lagi hal semacam ini," katanya.

Sementara itu, Pelatih PSM Makassar, Robert Rene Alberts, tidak mau berkomentar soal ini. "Saya tidak mau komentar soal lain, selain pertandingan," tegasnya.

Sebagai informasi, bom bunuh diri meledak di tiga gereja yang ada di Surabaya. Puluhan orang meninggal dunia dan 40 orang lebih menderita luka-luka. Presiden Joko Widodo dan Kapolri, Jenderal Tito Karnavian meninjau langsung ke Surabaya.

(tik/JPC)

Alur Cerita Berita

Sejumlah Warga Dievakuasi ke Blok D 13/05/2018, 20:12 WIB
Warga Malang Tidak Takut Teroris 13/05/2018, 20:12 WIB
Lihat semua

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up