alexametrics
0 Persiraja vs PSIS 1

Kami Tidak Kalah, tapi Dikalahkan Wasit

13 Januari 2022, 13:30:51 WIB

JawaPos.com-Dua pelatih asing beradu strategi di Stadion Kompyang Sujana, Denpasar, tadi malam. Dragan Djukanovic yang kembali menangani PSIS Semarang meladeni Sergio Alexandre yang melakoni pertandingan perdana bersama Persiraja Banda Aceh.

Dua pelatih asing itu berhasil memperlihatkan pertandingan yang ketat. Laskar Mahesa Jenar –julukan PSIS– mendominasi serangan. Namun, Laskar Rencong –julukan Persiraja– memiliki pertahanan yang solid.

Saat pertandingan diprediksi akan berakhir imbang, bek asing PSIS Wallace Costa menjadi pembeda. Dia melepaskan heading yang tidak mampu dibendung kiper Persiraja Aji Bayu Putra pada menit ke-90+6. Skor 1-0 berakhir untuk kemenangan PSIS.

”Kami harus bekerja keras untuk mencetak gol. Pada babak pertama, kami seharusnya bisa melesakkan tiga gol ke gawang lawan. Namun, penyelesaian akhir kami kurang baik. Saya memuji semangat juang para pemain. Mereka terus berjuang sampai akhir untuk memenangi pertandingan,” tutur Dragan setelah pertandingan.

Di sisi lain, meski kalah, pelatih Persiraja Sergio Alexandre merasa puas dengan perkembangan para pemain. Menurut dia, Defri Rizki dan kawan-kawan sudah memiliki mental bertanding yang bagus.

Mental itu sangat dibutuhkan untuk membawa Laskar Rencong keluar dari zona degradasi.

”Kami bermain bagus. Para pemain sangat bagus dan terkoordinasi. Organisasi dan kekompakan juga terlihat baik. Namun, situasi positif belum memihak kepada kami. Saya berharap tim ini bisa terus memperlihatkan perubahan positif,” tegas Sergio.

Muhammad Rizky Yusuf sependapat dengan sang pelatih. Persiraja bermain baik. Meski, Laskar Rencong harus bermain dengan sepuluh pemain sejak menit ke-50 setelah M. Andika menerima kartu kuning kedua.

”Tapi, kepemimpinan wasit buruk. Saya kira hari ini (kemarin, Red) kami tidak kalah. Tapi dikalahkan,” ucap Rizky.

Editor : Ainur Rohman

Reporter : fiq/c17/ali

Saksikan video menarik berikut ini:



Close Ads