alexametrics
Liga 1 2019

Persebaya Tren Menang, Arema Tren Kalah, tapi Atmosfer Derbi Berbeda

12 Desember 2019, 12:05:40 WIB

JawaPos.com – Arema FC menatap derbi Jawa Timur dengan modal yang tidak bagus. Singo Edan -julukan Arema FC- datang ke Stadion Batakan, Balikpapan, sore nanti dengan membawa catatan tak pernah menang dalam lima laga terakhir. Bahkan, sebelum bertolak ke Balikpapan, mereka malah dibantai PSIS Semarang 1-5 (8/12). Namun, Arema bertekad untuk mengakhiri tren negatif sore nanti.

Persebaya Surabaya

“Kami sudah melupakan kekalahan yang kemarin. Ini hari baru. Ini pertandingan baru,” tandas Milomir Seslija, pelatih Arema FC. ”Kami sudah melakukan pembenahan. Kami akan tampil lebih baik saat melawan Persebaya. Kami ingin menang melawan rival kami,” ujarnya.
Mantan pelatih Madura United itu optimistis organisasi pertahanan Arema FC jauh lebih kuat saat melawan Persebaya. Artinya, tak akan serapuh ketika dikalahkan PSIS. Pun demikian dengan cara menyerang. Arema FC disebut akan bermain lebih seimbang dalam bertahan dan menyerang. “Situasi pertandingan selalu berbeda-beda. Jangan melihat yang sudah berlalu. Kami akan tampil beda untuk membawa pulang poin dari sini,” katanya.

Jika Arema tak pernah mencicipi kemenangan dalam lima laga terakhir, Persebaya justru sebaliknya. Green Force -julukan Persebaya- kini sedang dalam tren positif. Sejak ditangani Aji Santoso, Persebaya telah melalui enam pertandingan tanpa tersentuh kekalahan. Empat kali menang dan dua kali mengakhiri laga dengan hasil imbang. Ketika Arema dibantai PSIS 1-5, di hari yang sama Persebaya sukses menggilas Bhayangkara FC empat gol tanpa balas.
“Kemenangan itu (melawan Bhayangkara, red) memang menjadi modal bagus buat kami. Tapi, hasil pertandingan sebelumnya tidak bisa jadi patokan,” kata Aji. ”Lawan Arema selalu tidak mudah dilalui. Kami harus bekerja lebih keras untuk mengalahkan mereka,” timpal mantan pelatih Persela Lamongan dan PSIM Jogjakarta itu.

Arema FC

Di sisi lain, meski tuntutan untuk menang begitu besar, Aji tetap akan memberi kesempatan pemain muda untuk mencicipi derbi Jatim. Buktinya, dalam rombongan Persebaya terselip satu pemain muda yang dibawa. Yakni Koko Ari Araya. Koko sempat dimainkan pada laga kontra Bhayangkara. Pemain 19 tahun itu masuk lapangan pada menit ke-81. “Dia main baik saat laga perdana lalu. Tentu saya akan terus memberi kesempatan pemain muda. Sebab, saya tidak ingin ada pemain yang hanya jadi pelengkap latihan,” tandasnya.

Editor : Mohammad Ilham

Reporter : Fim


Alur Cerita Berita

Lihat Semua
Close Ads