alexametrics
Liga 1 2019

Persebaya Tanpa Balde dan Ofan Saat Menantang PSS

12 Juli 2019, 12:30:38 WIB

JawaPos.com – Pemain Persebaya Surabaya silih berganti menepi dan kembali ke lapangan. Skuad Persebaya nyaris tidak pernah benar-benar komplet setiap kali menghadapi satu pertandingan ke pertandingan lain. Misalnya, saat bertemu PSS Sleman besok malam (13/7). Tim berjuluk Green Force itu masih kehilangan Oktafianus Fernando yang dibekap cedera. Lini depan Persebaya juga ditinggalkan Amido Balde.

Striker 28 tahun tersebut mengalami gangguan pencernaan ketika skuad Persebaya hendak bertolak ke Sleman kemarin pagi (11/7). Balde pun tidak dibawa ke markas PSS. ’’Mau bagaimana lagi. Balde memang mengalami gangguan kesehatan. Tapi, apa pun kondisinya, kami akan tetap bermain dengan 11 pemain,’’ kata asisten pelatih Persebaya Bejo Sugiantoro selepas latihan di lapangan Yogyakarta Independent School (YIS), Sleman, kemarin sore.

Kehilangan Balde saat ini sebenarnya merupakan kerugian besar bagi Persebaya. Sebab, performanya sedang menanjak. Bahkan, dalam dua laga, Balde melesatkan empat gol. Ketika Balde mendadak demam dan pusing beberapa menit menjelang pertandingan Persebaya lawan Barito Putera pada 9 Juli lalu, lini depan tim kebanggaan masyarakat Kota Pahlawan itu sempat menemui jalan buntu. Terutama di babak pertama. Persebaya mengakhiri laga dengan hasil seri 2-2.

Persebaya Surabaya

Bejo tidak memungkirinya. Namun, mantan bek andalan Persebaya dan timnas Indonesia tersebut menegaskan bahwa Persebaya tidak bergantung kepada satu atau dua pemain saja. ’’Kami bermain sebagai tim dan kondisi kami saat ini sangat siap menghadapi PSS. Kami sangat optimistis bisa meraih poin di sini seperti saat Persib meraih poin di kandang Persija atau ketika Barito menahan seri kami,’’ tegas Bejo.

Jika barisan penyerangan kehilangan Balde dan Ofan, sapaan akrab Oktafianus Fernando, barisan belakang Persebaya justru komplet. Situasi itu menyusul setelah kembalinya Hansamu Yama Pranata. Bek asal Mojokerto tersebut sempat absen dalam dua pertandingan Persebaya lantaran mengalami cedera pinggang. Kemarin Hansamu turut serta dalam rombongan Persebaya ke Sleman. Dia juga ikut berlatih di lapangan YIS kemarin sore.

Kehadiran Hansamu tentu membuat pilihan di lini belakang lebih beragam. Duet utama di barisan pertahanan Persebaya Otavio Dutra-Hansamu berpeluang dimainkan bersamaan lagi untuk meredam agresivitas lini serang PSS dalam laga besok. Itu pula yang disebut Bejo membuat Persebaya percaya diri bisa membawa pulang poin dari pertandingan Sabtu malam di kandang Super Elang Jawa, julukan PSS.

PSS Sleman

Latihan Persebaya kemarin sore dipimpin Bejo. Sang arsitek utama Persebaya Djadjang Nurdjaman tidak tampak di lapangan. ’’Sore ini (kemarin sore, Red) saya yang diberi tugas memimpin latihan. Sebab, Coach Djanur (sapaan Djadjang Nurdjaman, Red) izin karena ada urusan keluarga di Bandung,’’ terang Bejo tentang absennya Djanur dalam latihan kemarin.

Bejo menyatakan, Djanur mendampingi tim saat laga besok. ’’Rencananya, malam ini (tadi malam, Red) beliau terbang ke Jogja,’’ jelasnya.


Pada ulang tahun ke-70, Jawa Pos mempersembahkan logo khusus untuk suporter sepak bola Liga 1. Logo-logo tersebut kreasi dari tim desain dan ilustrasi Jawa Posdalam menerjemahkan filosofi klub serta para pendukungnya. Logo-logo itu dapat diunduh secara bebas di link berikut ini: https://logofansfc.jawapos.com/

Editor : Mohammad Ilham

Reporter : fim/ali

Alur Cerita Berita

Lihat Semua