alexametrics

Kualitas Individual Menyelamatkan Madura United dari Kekalahan

12 Juli 2019, 22:12:43 WIB

JawaPos.com-PS Tira Persikabo menyia-nyiakan kemenangan yang sudah tampak di depan mata. Bermain di kandang sendiri Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, PS Tira bermain imbang 2-2 melawan Madura United.

PS Tira unggul lebih dulu dengan skor 2-0 melalui tandukan Andy Setyo Nugroho pada menit ke-30. Pemain asal Brasil Ciro Henrique Alves memperbesar keunggulan PS Tira pada menit ke-48.

Gol itu lahir dari kombinasi antara kecerdikan pemain Kamerun Louise Essengue Parfait dan kecepatan Ciro. Sebuah umpan panjang Parfait, diterima dengan sangat baik oleh Ciro.

Pemain 30 tahun itu lantas melaju sendirian untuk menaklukkan kiper Madura Muhammad Ridwan. Ridwan menjadi pemain utama untuk menggantikan Muhammad Ridho yang masih berkutat dengan cedera.

Memakai skema 4-3-3, PS Tira bermain dengan sangat rapi, rapat, dan solid. Lini tengah dipimpin Manahati Lestusen bermain bagus untuk mengungguli kelebihan teknis pada pemain Madura.

Pelatih Rahmad Darmawan tampaknya sangat paham bahwa Madura memiliki kualitas pemain yang sangat baik. Tetapi dia juga tahu bahwa Madura punya masalah transisi antara menyerang dan bertahan. Madura kerap terlambat untuk turun setelah melakukan serangan. Apalagi, pelatih Madura Dejan Antonic hobi memakai garis pertahanan tinggi.

Oleh karena itu, Rahmad membuat PS Tira bermain dengan sangat sabar dan memasang garis pertahanan rendah. PS Tira memilih untuk bereaksi, menyesuaikan dengan apapun yang dilakukan oleh Madura.

Sepanjang pertandingan, PS Tira memang selalu kalah dalam penguasaan bola. Total, mereka hanya menguasai 41 persen bola selama 90 menit. Jauh dibandingkan Madura yang mendominasi dengan 59 persen. Namun, pada akhirnya, permainan sabar yang membikin PS Tira unggul 2-0 lebih dulu.

Namun sekuat apapun dalam bertahan, serapi apapun dalam permainan, PS Tira akhirnya kebobolan karena kualitas individual milik Madura.

Pada menit ke-66, Madura memperkecil ketertinggalan lewat tandukan top scorer musim lalu dan mantan pemain PS Tira, Aleksandar Rakic. Sebuah umpan sangat baik dari David Laly dari sisi kanan, dimanfaatkan dengan sempurna oleh Rakic.

David Laly juga yang akhirnya menjadi salah satu aktor yang menyelamatkan Madura dari kekalahan. Sebuah tendangan bebas pada menit pertama injury time babak kedua, mampu ditanduk oleh Beto Goncalves. Bola tersebut mental menghantam tiang, namun mengarah kepada Jaimerson Xavier yang langsung menghajarnya masuk ke gawang.

Hasil ini membuat PS Tira memuncaki klasemen sementara Liga 1 dengan 16 poin. Jumlahnya sama dengan runner-up Bali United. Selisih gol kedua tim sama persis. Namun, PS Tira memiliki koleksi gol lebih baik (14 dibandingkan 10). Namun PS Tira sudah bermain 8 kali, sedangkan Bali United ‘’baru’’ berlaga 6 kali.

Editor : Ainur Rohman