alexametrics
Liga 1 2019

Pemain Borneo FC Sempat Kaget dengan Program Latihan di Jogjakarta

12 Juni 2019, 10:03:17 WIB

JawaPos.com – TC yang dilakukan Borneo FC di Jogjakarta rupanya tak sepenuhnya berjalan mulus. Meski tidak ada yang mengalami cedera serius, sebagian pemain kerap mengalami keram pada setiap sesi latihan.

Fisioterapis Borneo FC, Lutfinanda Amary Septiandi menuturkan, penyebab keram diduga beberapa faktor. Salah satunya intensitas latihan yang tinggi.

“Semua pemain sebenarnya sampai saat ini masih aman. Hanya sempat mengalami keram karena ada yang kaget dengan program latihan,” ucap Lutfi, sapaannya, seperti dilansir Kaltim Post (Jawa Pos Group).

Situasi yang digambarkan Lutfi cukup wajar. Setelah menikmati libur hampir dua pekan, para pemain langsung dihadapkan dengan menu latihan berat. Kondisi itu berpengaruh pada bagian betis yang belum siap mendapat latihan intensitas tinggi sehingga menimbulkan keram.

“Pasti ada adaptasi lagi agar performa pemain bisa kembali maksimal. Karena situasi keram hal yang biasa ketika tubuh dipaksa bekerja melampaui batas kemampuan,” imbuhnya.

Borneo FC sendiri akan melakoni uji coba, Rabu (12/6) melawan salah satu tim amatir di Jogjakarta. Lutfi menegaskan seluruh pemain layak diturunkan. Namun, dirinya mengingatkan agar seluruh penggawa Pesut Etam tetap waspada agar mengurangi risiko cedera.

“Kalau sifatnya uji coba, bermain maksimal tentu bagus dan tidak masalah. Tapi lebih baik tetap hati-hati karena semua pemain disiapkan untuk kompetisi,” jelasnya.

Selain kondisi tubuh yang belum stabil, kata Lutfi, kondisi lapangan bisa menyebabkan keram dan cedera. Apalagi skuad Borneo FC berpindah-pindah tempat latihan.

“Ada sedikit gelombang di tempat biasa latihan (Universitas Negeri Jogjakarta) yang bisa menyebabkan betis terkilir. Jadi saya memberikan penguatan sebelum berlatih pada engkel pemain untuk mengurangi risiko cedera,” pungkasnya.

Editor : Edy Pramana



Close Ads