Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 12 April 2020 | 14.30 WIB

Kalau Ada Turnamen Pengganti, Kontrak Pemain di Persebaya tanpa Revisi

Photo - Image

Photo

JawaPos.com – Kepastian berlanjutnya Liga 1 2020 masih gelap. Jika berjalan, kompetisi mungkin baru tuntas pada awal 2021. Sebab, sementara ini Liga 1 2020 dipastikan tertunda hingga tiga bulan atau sampai 29 Mei nanti.

Nah, revisi kontrak diperlukan bagi penggawa skuad Persebaya Surabaya. Sebab, mayoritas kontrak pemain maupun staf pelatih kedaluwarsa Desember nanti. Manajemen Green Force –julukan Persebaya– juga mempertimbangkan melakukan revisi kontrak. Hanya, mereka menunggu kepastian dulu dari PSSI.

Photo

Persebaya Surabaya

Tapi, revisi kontrak itu bisa saja tidak perlu dilakukan. Meski, Liga 1 2020 akhirnya benar-benar ditiadakan. Situasi tersebut bisa terwujud dengan satu syarat. Yakni, ada turnamen sebagai pengganti Liga 1 2020 yang dihapus. Turnamen itu pun harus dimulai dan berakhir sebelum 2021.

’’Kalau ada turnamen (pengganti), ya kontrak yang sudah ada bisa terus berjalan,’’ kata pelatih Persebaya Aji Santoso saat dihubungi Jawa Pos. Menurut Aji, kontrak tidak perlu direvisi lantaran masih ada kompetisi tahun ini. ’’Kemungkinan meneruskan kontrak. Tapi, saya kan belum tahu kelanjutannya seperti apa nanti,’’ tambah kapten Persebaya saat juara Liga Indonesia musim 1996–1997 tersebut.

Namun, pelatih asal Kabupaten Malang itu sangat mendukung kalau memang ada turnamen pengganti. Jika dilangsungkan, hal itu jelas membuat pemain cukup gembira. ’’Sebab, kalau tahun ini tidak ada kompetisi, kualitas pemain bisa menurun,’’ jelas mantan pelatih PSIM Jogjakarta tersebut.

Gelandang Rendi Irwan berharap sepak bola Indonesia bisa menggeliat lagi. Kemudian, kompetisi bisa dimulai kembali. Entah itu Liga 1 2020 maupun turnamen pengganti. ’’Kita sama-sama berdoa semoga semua ini (pandemi Covid-19) segera berakhir dan kita bisa main sepak bola lagi,’’ kata pemain yang pernah berkostum Persija Jakarta tersebut.

Rendi benar-benar sudah gatal ingin bermain. Apalagi, saat ini pemain Green Force hanya bisa melakukan individual training di rumah. Suami Vera Hisma Putri itu mengaku sudah sangat rindu kembali merumput. ’’Terus terang saya kangen teman-teman. Kangen pertandingan. Khususnya suasana di GBT,’’ ungkap jebolan tim internal Mitra Surabaya tersebut.

Selain itu, pemain 32 tahun tersebut rindu momen latihan bersama penggawa yang lain. Kali terakhir skuad Green Force berlatih pada 21 Maret lalu. Setelah itu, skuad diliburkan sampai batas waktu yang belum ditentukan. Kondisi tersebut membuat Rendi cukup sedih.

’’Nggak enak rasanya. Biasanya ketemu setiap hari di latihan, bercanda bareng, senang susah bareng, sekarang justru serba terbatas. Seperti ada yang kurang,’’ pungkas bapak tiga anak tersebut.

Editor: Mohammad Ilham
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore