JawaPos Radar

Sebelum Egy Maulana, 3 Pemain Indonesia Ini Sukses di Eropa

12/03/2018, 13:18 WIB | Editor: Agustinus Edy Pramana
Egy Maulana Vikri, Lechia Gdansk, Kurniawan Dwi Yulianto, Bima Sakti, Alfin Tuassalamony,
Egy harus lihat pendahulunya yang sempat sukses di Eropa (lechia.pl)
Share this image

JawaPos.com - Bergabungnya Egy Maulana Vikri ke Lechia Gdansk memunculkan harapan agar bisa sukses di Eropa. Mungkin, Egy harus melihat tiga pendahulunya yang boleh dibilang lumayan impresif kala berkarier di Benua Biru.

Egy Maulana Vikri akhirnya secara resmi diperkenalkan kepada publik Polandia setelah bergabung dengan Gdansk. Dia menjadi pemain Indonesia pertama yang bakal merumput di kompetisi sepak bola Polandia.

Jelas, sebagai bibit muda yang berbakat, Egy diharapkan tak canggung dan buktikan kelihaiannya di sana. Mungkin, dia bisa saja melihat tiga nama pendahulunya yang sukses di Eropa.

Siapa saja pemain Indonesia yang sukses di Eropa? Berikut kami sajikan daftarnya:

Kurniawan Dwi Yulianto

Egy Maulana Vikri, Lechia Gdansk, Kurniawan Dwi Yulianto, Bima Sakti, Alfin Tuassalamony,
KDY menjadi pemain Indonesia yang cetak gol di Eropa (Istimewa)

Kurniawan boleh dibilang salah satu pemain Indonesia yang mencuri perhatian pada masa mudanya. Sempat gabung Sampdoria dia kemudian dipinjamkan ke FC Luzern.

Bersama klub Swiss itu dia nyatanya tampil istimewa. Di Kurus mencatatkan sejarah sebagai pemain Indonesia pertama yang bermain di kompetisi level tertinggi Eropa.

Tak hanya itu, dia juga menjadi pemain Indonesia Indonesia pertama yang mencetak gol di kompetisi Eropa. Kala itu golnya dicetak saat menghadapi raksasa Swiss. FC Basel. Sayang gol tersebut menjadi gol semata wayang Kurus dari total 10 penampilannya di Swiss.

Bima Sakti

Egy Maulana Vikri, Lechia Gdansk, Kurniawan Dwi Yulianto, Bima Sakti, Alfin Tuassalamony,
Bima Sakti (kiri) pernah sukses di Swedia (Instageram @bimasakti230176)

Bima Sakti memang tampil istimewa saat masih jadi pemain. Asisten pelatih Timnas Indonesia itu pernah memperkuat klub Swedia, Helsingborg IF pada musim 1995-1996.

Eks kapten Timnas Indonesia itu juga merupakan salah satu lulusan Sampdoria Primavera. Bima saat itu sukses bertahan semusim bersama klub Swedia tersebut dan beberapa kali dipercaya meski umurnya baru 19 tahun.

Alfin Tuasalamony

Egy Maulana Vikri, Lechia Gdansk, Kurniawan Dwi Yulianto, Bima Sakti, Alfin Tuassalamony,
Alfin cukup sukses di CS Vise (https://www.flickr.com/photos/ichaltobi/8016997267)

Alfin pernah menjadi salah satu pemain muda yang berbakat dari Indonesia. Lulusan Deportivo Indonesia itu bergabung dengan klub Divisi 2 Belgia, CS Vise dan cukup impresif.

Pemain yang kini perkuat Sriwijaya FC tersebut memperkuat tim selama dua musim. Pada musim pertamanya, dia bahkan sanggup memainkan 20 penampilan dan cetak satu gol.

Musim berikutnya, Alfin lantas mencatatkan 29 penampilan yang membuktikan kapasitasnya di lapangan. Kini, Alfin tengah berusaha membawa Sriwijaya FC kembali bangkit setelah musim lalu bawa Bhayangkara FC juara.

(ies/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat semua

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up