alexametrics
Piala Gubernur Jatim 2020

Manajer Bhayangkara FC Mengaku Bonek dan Ngefans Aji Santoso

12 Februari 2020, 07:30:21 WIB

JawaPos.com – I Nyoman Yogi Hermawan lahir dan besar di Tuban. Hanya dua jam perjalanan darat dari Surabaya. Saat remaja, Nyoman –sapaannya– kerap melihat Bonek tret tet tet. Fanatisme itu membuatnya kepincut dengan Persebaya.

’’Makanya, saya itu jadi Bonek sejak dulu,’’ kata pria yang kini menjabat manajer Bhayangkara FC tersebut kepada Jawa Pos. Sejatinya dia sangat ingin ikut kegiatan tret tet tet, kemudian melihat Green Force –julukan Persebaya– berlaga secara langsung. Namun, keinginan tersebut tidak pernah terwujud. ’’Iso gawat nek konangan wong tuoku (bisa bahaya kalau ketahuan orang tuaku) kalau ikut tret tet tet,’’ jelasnya.

Karena itu, dia menahan hasratnya untuk mbonek. Keinginan tersebut baru terwujud saat dia menjadi anggota Polri. Dia bisa melihat Persebaya berlaga. Nyoman ingat betul laga Persebaya yang disaksikan kali pertama secara langsung. ’’Persik Kediri lawan Persebaya di Stadion Brawijaya. Itu tahun 2004,’’ ungkapnya.

Sayang, pemain idolanya sudah tidak berseragam Persebaya saat itu. Kebetulan pemain idolanya adalah Aji Santoso. Bek kiri sekaligus kapten Persebaya saat menjadi juara Liga Indonesia musim 1996-1997. ’’Saya memang mengidolakan pemain lawas. Selain Aji, ada Jacksen (Tiago),’’ tambahnya.

Nah, keinginan Nyoman bertemu sang idola terwujud sore nanti. Dia bakal bersua Aji Santoso. Bedanya, kali ini sebagai lawan. ’’Sekarang saya harus bersaing secara sportif dengan siapa pun,’’ tegas pria berpangkat AKBP itu.

Meski Bonek, dia kini sudah berada di kubu Bhayangkara FC. Karena itu, Nyoman akan menepikan segala cintanya kepada Persebaya untuk sementara. ’’Semua harus profesional dan sportif. Sebab, persaingan yang sportif dan fair play akan meningkatkan kualitas individu pemain,’’ paparnya.

Editor : Mohammad Ilham

Reporter : gus

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads