alexametrics
Liga 1 2019

Aji Santoso: Ini Lawan Arema, Persebaya Tidak Boleh Kalah

11 Desember 2019, 12:00:39 WIB

JawaPos.com – Pertemuan Persebaya Surabaya dengan Arema FC selalu menyedot perhatian. Stadion pasti penuh sesak. Sayangnya, derbi Jawa Timur (Jatim) yang mempertemukan Persebaya kontra Arema FC kali ini harus diadakan jauh dari Surabaya. Di tempat netral di Stadion Batakan, Balikpapan. Selain itu, laga tersebut dihelat tanpa penonton.

’’Sayang memang harus digelar di tempat netral dan tanpa penonton. Tapi, bagaimanapun ini tetap pertandingan derbi. Aromanya tetap aroma derbi. Karena itu, kami harus menang,’’ tegas pelatih Persebaya Aji Santoso kepada Jawa Pos kemarin (10/12).

Persebaya Surabaya

Pemahaman itu pula yang disuntikkan pelatih asal Malang tersebut ke para pemain Persebaya. Meski bermain jauh dari Surabaya dan tanpa kehadiran Bonek di dalam stadion, Ruben Sanadi dkk harus bermain ngeyel dan penuh determinasi layaknya setiap kali menjalani laga derbi Jatim. Tidak boleh ada kata lelah dalam melakoni pertandingan yang dijadwalkan besok (12/12) tersebut. Semangat juga tidak boleh kendur dalam meladeni permainan Singo Edan –julukan Arema– sepanjang 90 menit.

’’Ini lawan Arema. Persebaya tidak boleh kalah. Kami datang ke Balikpapan untuk menang,’’ kata Aji. Mantan pelatih Persela Lamongan itu paham betul arti pertemuan Persebaya dengan tim asal kota kelahirannya. Sebab, jauh sebelum melatih Persebaya, Aji pernah berkostum tim berjuluk Green Force tersebut sebagai pemain. Bahkan, ban kapten melingkar di bahunya. Jadi, Aji tahu betul bahwa kalah melawan Arema haram hukumnya bagi Persebaya.

Kekalahan tak ubahnya aib besar. Bukan hanya bagi Persebaya, tetapi juga bagi Bonek dan Kota Surabaya. Misalnya, saat pertemuan di putaran pertama Liga 1 musim 2019 pada 15 Agustus lalu, Bonek sangat marah kepada pemain dan manajemen Persebaya. Sebab, tim kebanggaannya dipermalukan Arema empat gol tanpa balas. Bahkan, saat itu Bonek menuntut Manajer Persebaya Candra Wahyudi mundur dari jabatannya. Bonek juga melakukan aksi protes di kantor Persebaya.

Karena itu pula, Aji menegaskan bahwa Persebaya tidak boleh kalah dari Arema. Kemenangan bukan sekadar soal gengsi. ’’Tapi, kemenangan juga akan membawa kami terus naik ke papan atas,’’ ujar pelatih yang pernah membesut PSIM Jogjakarta tersebut.
Meski dituntut menang, para pemain tetap diminta bermain lepas dan tidak menjadikan tuntutan tersebut sebagai beban. ’’Satu hal lagi, meski ini derbi yang pasti bakal berjalan ketat, para pemain tetap menjaga etika di lapangan. Jika bisa bermain tenang, kemenangan pasti bisa diraih,’’ tutur Aji.

Skuad Persebaya pun sudah sangat siap melakoni pertemuan dengan Arema. Para penggawa tim asal Kota Pahlawan itu mendarat di Balikpapan kemarin (10/12) pukul 20.30 Wita. Persebaya membawa 18 pemain. Termasuk Hansamu Yama Pranata yang sebelumnya absen ketika Persebaya menghadapi Bhayangkara FC. Salah seorang pemain muda bernama Koko Ari Araya juga diikutsertakan.

Editor : Mohammad Ilham

Reporter : fim/ali


Alur Cerita Berita

Lihat Semua
Close Ads