JawaPos Radar

Liga 1 2018

Satu Tekad Dalam Laga Persib Kontra Arema FC, Tanpa Kerusuhan

11/09/2018, 15:25 WIB | Editor: Agustinus Edy Pramana
Persib Bandung, Arema FC, Liga 1 2018, Yana Umar, Bobotoh, Viking
Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Irman Sugema bersama Dirigen Viking, Yana Umar di Mapolrestabes Bandung (Siti Fatonah/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Persib Bandung melakoni laga berat dalam lanjutan Liga 1 2018. Tim asuhan Roberto Carlos Mario Gomez itu akan menjamu Arema FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kamis (13/9) mendatang. Demi menjaga agar pertandingan bisa berjalan lancar, konsolidasi terus dilakukan. Semua pihak menyatukan tekad laga tersebut tanpa kerusuhan.

Persib yang diwakili manajer Umuh Muchtar dan puluhan Bobotoh mendatangi Polrestabes Bandung untuk bersilaturahmi dan konsolidasi keamanan. Jelas faktor keamanan merupakan prioritas untuk semua pihak.

Dirigen Viking, Yana Umar mengatakan pertandingan kontra Arema harus tertib dan jauh dari kerusuhan. Andai hal-hal yang tak diinginkan terjadi, Persib sendiri yang akan dirugikan.

"Jangan sampai ada kerusuhan, karena (kalau rusuh) pasti ada sanksi untuk Persib," kata Yana Umar.

Persib sendiri sudah beberapa kali terkena sanksi dari Komdis PSSI. Suporter setia Persib tak ingin hal itu terjadi lagi. Selaku pentolan Viking, Yana Umar meminta kepada seluruh pendukung untuk tetap kondusif. Dia pun meminta pihak keamanan untuk bersikap tegas andai muncul kerusuhan.

"Kalau ada keributan saya sudah minta kepada Pak Kapolrestabes Bandung untuk menangkap pelakunya. Tapi mudah-mudahan kondusif," ujarnya.

Yana Umar menambahkan tentang izin kreativitas suporter dengan adanya koreografi di Stadion GBLA. Pihaknya berkomunikasi dengan Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Irman Sugema terkait logistik yang akan dibawa ke dalam stadion.

"Kami akan bawa (logistik) koreografi, bendera, dan lainnya, kecuali flare. Kalau ada yang bawa flare tangkap saja," tuturnya.

Pendukung Maung Bandung diharapkan lebih dewasa dengan mematuhi aturan di dalam stadion. Selama ini sanksi yang diterima oleh Persib karena suporter yang tidak dewasa.

(ona/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up