alexametrics
Liga 1 2019

Arema FC Menyongsong Persebaya tanpa Dedik ”Drogba” Setiawan

11 Agustus 2019, 17:00:48 WIB

JawaPos.com – Setelah dipermak Kalteng Putra dengan skor 2-4 Rabu lalu (7/8), Arema FC langsung bersiap menghadapi laga penuh gengsi melawan Persebaya Surabaya Kamis mendatang (15/8) di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang. Tentu saja Singo Edan mematok hasil maksimal saat menghadapi rival bebuyutannya itu.

Arema optimistis bisa menjinakkan Persebaya di hadapan puluhan ribu pendukung setianya yang akan memadati tribun Kanjuruhan. Apalagi, beberapa pemain yang sebelumnya cedera dan tidak fit sudah pulih. Yaitu, kapten tim Hamka Hamzah, bomber Sylvano Comvalius, Johan Alfarizi, dan Jayus Hariono. Sedangkan striker tajam Dedik ”Drogba” Setiawan belum bisa dimainkan.

Arema FC

”Dia (Dedik) belum bisa main. Tidak masalah, masih ada Hardianto (Ahmad Nur Hardianto, Red) atau Rivaldi (Rivaldi Bawuo, Red) yang siap. Jayus pun besok sudah bisa turun,” ucap pelatih Arema FC Milomir Seslija.

Apabila benar Dedik tak bisa dimainkan, tentu itu akan menjadi kerugian besar buat Arema. Sebab, penyerang timnas Merah Putih tersebut sejauh ini menunjukkan performa yang menjanjikan dengan menyarangkan 6 gol ke gawang lawan. Selain Dedik, Alfin Tuassalamony tidak bisa diturunkan karena akumulasi kartu kuning.

Derby Jatim tersebut awalnya dijadwalkan digelar pada pukul 18.30 WIB. Namun, atas rekomendasi dari pihak kepolisian, dengan alasan keamanan, pertandingan dimajukan menjadi pukul 15.30 WIB.

Sementara itu, agar performa tim makin menjanjikan, Arema FC sudah mencanangkan perombakan skuad. General Manager Rudy Widodo menyatakan, beberapa pemain sudah masuk daftar incaran. Hanya, Rudy enggan menyebutkan nama yang akan dibidik untuk putaran kedua. Dia tak mau gegabah dan memilih untuk menyelesaikan sisa laga yang dilakoni tim berjuluk Singo Edan tersebut. ”Arema masih menyisakan empat laga. Memang ada beberapa sektor yang akan kami perbaiki. Untuk sektor mananya nanti lah kalau sudah benar-benar fix,” ucap Rudy.

Melihat performa tim sejauh ini, agaknya lini belakang yang akan mengalami banyak perombakan. Dari beberapa laga yang dilakoni Singo Edan, lini pertahananlah yang paling rawan. Apalagi jika salah satu pilar inti absen.

Itu terlihat saat Arema FC dilibas 2-4 oleh Kalteng Putra (7/8). Absennya Hamka Hamzah dan Johan Alfarizi membuat lini belakang keteteran. Itu menunjukkan tidak ada pemain pelapis yang sepadan. Bahkan, untuk posisi bek tengah, ketika Hamka Hamzah atau Arthur Cunha absen, Arema FC memaksakan Pavel Smolyachenko atau Hanif Sjahbandi yang sejatinya seorang gelandang untuk jadi pengganti.

Editor : Mohammad Ilham

Reporter : nia/ali

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads