alexametrics
Liga 1 2019

Persija Terancam Sanksi dan Ganti Rugi Akibat Ulah Oknum The Jak

11 Juli 2019, 17:30:41 WIB

JawaPos.com – Syarat untuk bersikap baik dan tidak lagi berbuat negatif agar bisa memakai Stadion Utama Gelora Bung Karno untuk kandang Persija tampaknya tidak berlaku bagi The Jak. Syarat-syarat itu hanya angin lalu saja. buktinya, di pertandingan melawan Persib Bandung kemarin (10/7), suporter setia Persija itu banyak berulah.

Salah satunya adalah rusaknya pagar pembatas tribun. Tepatanya di sisi sebelah kiri tribun VIP dan sisi tribun utara. Pagar dari besi itu rubuh karena dorongan dari The Jak di tribun.

Kepala Unit SUGBK Mulyani menuturkan kecewa dengan rusaknya beberapa fasilitas itu. dia mengungkapkan untuk memperbaikinya, butuh waktu beberapa hari. ’’Karena harus dilas dulu, panjang juga kan. Untuk harga, mungkin tidak menyentuh ratusan juta,’’ bebernya.

Persija Jakarta

Dia membenarkan ketika menyewa SUGBK, Macan Kemayoran memang sudah menyerahkan uang jaminan senilai Rp 1 Miliar. Tapi, Mulyani menegaskan tidak bisa langsung menggunakan uang tersebut untuk perbaikan. ’’Harus komunikasi dulu dengan pihak Persija. Mau bayar langsung atau dipotong dari uang jaminan,’’ paparnya.

CEO Persija Ferry Paulus menuturkan kerusahan yang dibuat oleh The Jak dilihatnya lumrah. Tensi pertandingan yang tinggi membuat antusiasme suporter meningkat. ’’Terlalu euforia. Biasanya nanti di GBK ada catatan kerusakannya, kami pasti akan ganti,’’ ungkapnya.

Selain bakal membayar biaya kerusakan, Persija pun dibayangi sanksi atas apa yang dilakukan The Jak. Sebab, di pertandingan kemarin, The Jak masih terlihat menyanyikan beberapa chant kebencian. Tidak berhenti sampai di situ, beberapa banner dan tulisan berbau kebencian masih ada. Tepatnya di tribun utara.

The Jak ketika memberikan dukungan kepada Persija melawan Persib di SUGBK (10/7). (chandra satwika/jawa pos)

Tidak berhenti sampai di situ, di beberapa titik di tribun juga sempat terjadi keributan. Beberapa orang yang dituduh suporter Persib dihajar. Untungnya, Panpel dan Koodinator Lapangan dari pihak The Jak bergerak cepat untuk mengamankan korban tersebut sebelum makin parah dihajar massa.

Melihat hal tersebut, Ketua The Jak Mania Ferry Indrasjarief mengakui cukup kecewa dengan beberapa tindakan negatif itu. Nantinya, jika benar disanksi, dirinya akan mengembalikan hal tersebut kepada oknum-oknum, khususnya The Jak di tribun utara atas sanksi yang merugikan Persija itu. ’’Tapi kami juga berharap suporter lawan jangan memprovokasi. Sebelum laga, sudah beredar foto-foto provokasi dari mereka, sangat disayangkan harusnya tidak ada,’’ ungkapnya.

Dia juga berharap ke depannya The Jak harus fokus mendukung Persija. Fokus bernyanyi membakar semangat pemain di lapangan. ’’Jangan terbawa emosi dan apa yang dinyanyikan tidak nyambung dengan pertandingan,’’ bebernya.

Sementara itu, Match Commisioner Cahyanto mengaku memang ada beberapa peristiwa itu. dia pun menjanjikan bakal melaporkannya ke Komisi Disiplin PSSI untuk ditindaklanjuti. ’’Nanti sanksi dan hukuman urusan komdis, saya akan melaporkan saja,’’ jelasnya.


Pada ulang tahun ke-70, Jawa Pos mempersembahkan logo khusus untuk suporter sepak bola Liga 1. Logo-logo tersebut kreasi dari tim desain dan ilustrasi Jawa Pos dalam menerjemahkan filosofi klub serta para pendukungnya. Logo-logo itu dapat diunduh secara bebas di link berikut ini: https://logofansfc.jawapos.com/

Editor : Mohammad Ilham

Reporter : rid/bas

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads