
Rachmat Irianto (kiri) memasang ban kapten kepada Ruben Sanadi, bek Persebaya saat pertandingan Liga 1 2019 melawan tim Perseru Badak Lampung FC di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya , kemarin (21/12). FOTO: Angger Bondan/Jawa Pos
JawaPos.com – Kapten Persebaya Surabaya musim lalu Ruben Sanadi memang sudah santer dikabarkan hengkang. Kesepakatan kontrak tidak tercapai. Pelatih Aji Santoso juga sudah pernah menyatakan situasinya. Dan, akhirnya kini bek kiri asal Papua itu yang angkat bicara.
Ya, melalui akun Instagram-nya, Ruben memastikan tidak lagi di Persebaya musim 2020. ”Terima kasih banyak kepada presiden klub bapak Azrul Ananda dan keluarga,” tulisnya.
Photo
Persebaya Surabaya
Selain itu, pemain yang musim lalu dipercaya sebagai kapten tim tersebut juga berterima kasih kepada Persebaya, Bonek/Bonita, pelatih kepala, asisten pelatih, sesama pemain, ofisial dan semua yang terlibat di tim.
Kakak Ruben, sapaan akrabnya, juga berdoa dan berharap Persebaya lebih baik lagi dari tahun-tahun sebelumnya serta meminta maaf secara pribadi bila ada tingkah laku dan ucapan yang kurang baik selama bersama Persebaya.
”Masuk pintu baik-baik dan keluar pun harus dengan baik-baik. Akhir kata izinkan saya dan keluarga berpamitan. Semoga Tuhan memberkati kita semua. Salam satu nyali wani," tulis mantan pemain Persipura Jayapura itu.
Pada postingan yang menampilkan foto seluruh tim sesaat sebelum laga terakhir musim lalu tersebut mendapat ribuan komentar dari warganet yang mayoritas ucapan terima kasih dari pencinta Persebaya.
Ruben Sanadi telah berkontribusi banyak di sisi kiri pertahanan Persebaya selama dua musim sejak 2018, bahkan perannya hampir tak tergantikan, yaitu mencatatkan 28 penampilan di Liga 1 tahun 2018 dan 30 laga di Liga 1 tahun 2019.
Kontribusi terakhirnya untuk Green Force yakni saat memberikan assist ke David Da Silva di laga terakhir Liga 1 musim lalu melawan Badak Lampung FC di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya yang berkesudahan dengan skor 2-1.
Beberapa hari lalu, pelatih Persebaya Aji Santoso mengaku telah bertemu dan berbicara dengan Ruben. ”Saya sangat respek kepada Ruben, dia memiliki pribadi sangat baik, tanggung jawab. Kalau seandainya Ruben Sanadi tidak di Persebaya, ya mudah-mudahan dia bisa sukses di tempat lain. Yang jelas anak ini istimewa,” katanya.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
