alexametrics
Pramusim Liga 1 2020

Bonek dan Pasoepati Melepas Rindu di Tribun Setelah Sembilan Tahun

11 Januari 2020, 08:00:17 WIB

JawaPos.com – Hubungan Bonek dan Pasoepati sempat memanas di masa lalu. Namun, dua kelompok suporter tersebut sepakat islah pada 2011 lalu. Tulus Budi ingat betul momen itu. Dia adalah salah seorang pentolan Bonek yang hadir di Stadion Manahan, Solo.

Bonek memang diundang Pasoepati pada 8 Januari 2011. Itu dilakukan sebagai bentuk perdamaian kedua suporter. Setelah pertemuan di Stadion Manahan, mereka melakukan tanam pohon sebagai simbol persatuan di daerah Nayu Timur, Solo.

Persebaya Surabaya

Setelah itu, gesekan antara Bonek dan Pasoepati berkurang. ’’Proses damai yang kami lakukan itu berjalan sangat natural,’’ ungkap Tulus kepada Jawa Pos.

Sayang, saat hubungan mulai mesra, Bonek dan Pasoepati jarang satu tribun. Nah, kesempatan itu datang sembilan tahun berselang. Bonek dan Pasoepati dipertemukan dalam laga bertajuk Forever Game malam ini.

Presiden Pasoepati Aulia Haryo Suryo tak sabar melakoni reuni. Dia menuturkan, momen satu tribun dengan Bonek memang sudah lama dirindukan. ’’Di laga ini, istilahnya kami saling melepas rindu. Lama kan Pasoepati dan Bonek nggak satu tribun. Inilah saatnya kami bertemu dengan saudara yang sempat tidak akur,’’ kata pria yang akrab disapa Rio itu kepada Jawa Pos.

Total ada 4.000 suporter yang berangkat langsung dari Solo. Mereka tiba di Surabaya secara bergelombang. Tadi malam ada yang berangkat naik kereta. Pasoepati yang tiba ditampung Bonek di kawasan Surabaya Utara. Nah, rombongan lebih besar akan dilepas pagi ini. Total akan ada 24 bus yang berangkat dari Solo menuju Surabaya.

Editor : Mohammad Ilham

Reporter : gus/bas


Alur Cerita Berita

Lihat Semua
Close Ads