alexametrics

Match Fixing Makin Terbuka, Ada Tim yang Rela Kalah Demi Fulus

11 Januari 2019, 19:03:06 WIB

JawaPos.com – Skandal match fixing di sepak bola Indonesia terus bergulir dan menyebar ke pelbagai penjuru. Dalam pengaturan skor, tak hanya dilakukan oleh mereka yang menginginkan kemenangan atau lolos ke babak berikutnya, namun juga ada dugaan tim sengaja kalah.

Taufiqurrahman, kuasa hukum Muhammad Irham yang merupakan salah seorang wasit Liga 2 mengatakan, banyak kepentingan dalam kasus manipulasi pertandingan. “Ada berbagai kepentingan, tak hanya ingin menang dan lolos ke babak selanjutnya. Tapi juga ada yang mencari uang,” katanya, saat dihubungi JawaPos.com, Jumat (11/1).

Saat ditegaskan mengenai soal mencari uang, ia menjelaskan bahwa untuk menjalankan sebuah tim di Liga 2 butuh biaya yang tak sedikit. Maka dari itu, ada tim yang meminta sengaja ingin kalah. “Kan tim untuk operasional butuh dana yang tidak sedikit juga,” katanya.

Namun untuk tim-tim mana saja yang terindikasi melakukannya, ia tak membeberkannya. Pihaknya sudah menyampaikan hal tersebut saat diperiksa di Mapolda DIJ, Kamis (10/1).

Selanjutnya, pihaknya menunggu panggilan dari Satgas Antimafia Bola. Jika sewaktu-waktu dibutuhkan keterangan lebih lanjut, bersama kliennya akan siap memberikannya.

“Untuk selanjutnya menunggu dari Satgas. Kalau memang membutuhkan banyak informasi kami kapanpun akan siap memberikan keterangan,” tegasnya.

Editor : Agus Dwi W

Reporter : Ridho Hidayat



Close Ads
Match Fixing Makin Terbuka, Ada Tim yang Rela Kalah Demi Fulus