alexametrics
SEA Games 2019

Siapa Sebenarnya Doan Van Hau yang Melibas Kaki Evan Dimas?

10 Desember 2019, 22:05:18 WIB

JawaPos.com – Bintang utama dalam final SEA Games 2019 antara timnas U-23 Indonesia versus Vietnam U-23 siapa lagi kalau bukan: Doan Van Hau. Pemain bernomor punggung 5 itu bukan hanya mencetak dua dari tiga gol kemenangan timnya, melainkan juga punya andil lain.

Ya, pada menit ke-20, terjangannya kepada gelandang Evan Dimas berakibat fatal. Evan terpaksa ditarik keluar lapangan karena cedera. Gelandang Barito Putera itu akhirnya digantikan Syahrian Abimanyu. Tapi, permainan Indonesia tak sama lagi. Kehilangan variasi serangan.

Setelah keluarnya Evan, ritme permainan Indonesia menjadi kacau. Zulfiandi seperti sendirian di lini tengah. Serangan Indonesia terpusat melalui sayap kanan dan kiri. Ketika mandek, terobosan dari tengah lapangan tak ada. Indonesia juga keteteran saat transisi dari menyerang ke bertahan.

Ketika Indonesia kesulitan. Doan Van Hau dengan kejeliannya mampu memanfaatkan dua kesempatan dari set pieces. Dua gol yang dicetaknya pada menit ke-39 dan 73 selalu berawal dari sepakan bebas. Satu gol lainnya dicetak Hung Dung Do (50′).

Doan Van Hau (kanan) ketika membela klub Belanda Heerenven. (Instagram Doan Van Hau)

Ketika Doan Van Hau dielu-elukan pendukung Vietnam. Dianggap sebagai pahlawan. Dan masih sibuk berpesta juara, akun Instagram miliknya jadi sasaran serangan netizen Indonesia. Hanya beberapa menit setelah laga berakhir, kolom komentarnya sudah mencapai 216 ribu komentar.

Ya, tentu saja didominasi dengan hujatan dari netizen tahan air yang gemas dengan ulahnya melibas kaki Evan. Itu komentar yang terpasang di foto terbarunya yang diunggah pada 1 Desember. Biasanya, rata-rata komentar di akunnya yang difollow 720 ribu akun itu hanya sekitar 500-600 komentar.

Doan Van Hau ini bukan pemain sembarangan di Vietnam. Dia sudah menjadi pemain reguler di klub Hanoi FC sejak berusia 17 tahun. Pada 2018, dia punya andil saat Hanoi FC juara liga dan Piala Super Vietnam. Pada usia 18 tahun pula dia terpilih dalam tim terbaik musim 2018 di Liga Vietnam.

Karena performa brilian pemain berusia 20 tahun itu, membuat klub Eredivisie Belandan Heerenveen terpikat. Sejak September 2019, pemain yang bisa mengisi bek kiri maupun bek tengah dengan sama baiknya itu dikontrak peminjaman selama setahun di Heerenveen.

Meski baru berusia 20 tahun, dia juga pemain reguler di timnas senior. Pada Piala Asian 2019, dia masuk dalam daftar pemain termuda di turnamen itu. Juga, masuk dalam 10 besar pemain muda terbaik. Apapun reputasinya, bagi netizen Indonesia, dia merupakan public enemy nomor satu.

Editor : Mohammad Ilham


Alur Cerita Berita

Lihat Semua
Close Ads