alexametrics
Liga 3 2019

PSSI Jatim Usulkan Penghapusan Regulasi Pemain Senior Liga 3

10 Oktober 2019, 10:00:54 WIB

JawaPos.com – Asprov PSSI Jatim sempat mengancam menghentikan pergelaran Liga 3 Zona Jatim. Sebab, sering terjadi kerusuhan saat laga berlangsung. Misalnya, ricuh yang terjadi saat Nganjuk Ladang FC menjamu Persibo Bojonegoro, Persipro Probolinggo kontra Persid Jember, serta Persema Malang versus Deltras Sidoarjo.

Akibat rentetan kejadian tersebut, kemarin Asprov PSSI Jatim memanggil manajer atau perwakilan tim untuk membahas permasalahan itu. Opsi untuk menghentikan kompetisi memang lantang disuarakan. Namun, setelah dilakukan rembukan dengan perwakilan klub, Asprov PSSI membatalkan niatnya.

’’Tapi, apabila terjadi lagi, akan dilakukan tindakan secara tegas, tidak pandang bulu. Terhadap klub, pemain, ofisial, perangkat pertandingan, ataupun suporter apabila terbukti, akan kami tindak,’’ tutur Sekretaris Asprov PSSI Jatim Amir Burhanuddin.

Selain itu, Asprov mewajibkan setiap klub untuk melakukan pertemuan rutin dan edukasi kepada kelompok suporter. Pelatih kepala pun diminta untuk melakukan classroom. Tujuannya, memberikan sosialisasi mengenai regulasi kepada pemain agar lebih memahami setiap rule of the game.

Bukan hanya itu, Asprov Jatim dan perwakilan klub juga sepakat untuk menghapus adanya regulasi yang wajib mendaftarkan pemain senior. ’’Pertimbangannya karena pemain senior ini justru yang memicu pemain muda untuk melakukan perbuatan buruk dalam pertandingan. Akan kami kirim surat ke PSSI pusat mengenai usulan tersebut,’’ tutur Amir.

Editor : Mohammad Ilham

Reporter : nia/bas

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads