alexametrics
Liga 1 2020

Masih Ragu, Persebaya, Barito, dan Persita Belum Tentukan Home Base

10 Agustus 2020, 15:00:54 WIB

JawaPos.com – Manager meeting secara langsung sudah dilakukan PT LIB dan 18 klub Liga 1 pada 7 Agustus lalu. Semua hal detail mengenai regulasi hingga nominal subsidi juga sudah dipaparkan. Diskusi panjang dilakukan.

Namun, itu semua tampaknya belum cukup untuk membuat klub-klub peserta Liga 1 yakin 100 persen untuk melanjutkan kompetisi. Indikasinya, masih ada beberapa klub yang ’’mengambang’’ mengenai kejelasan ikut serta dalam lanjutan kompetisi. Masih ada tiga klub yang belum menyerahkan nama home base untuk keikutsertaan di Liga 1. Mereka adalah Persita Tangerang, Barito Putera, dan Persebaya Surabaya. Mereka menuntut adanya kejelasan soal protokol kesehatan dari LIB.

Direktur Utama LIB Akhmad Hadian Lukita membenarkan hal itu. Dia tidak menampik tiga klub tersebut belum menyerahkan nama home base-nya walau sudah ikut dalam manager meeting Liga 1. Sudah ikut saling bertukar pikiran mengenai bagaimana melanjutkan kompetisi. ’’Benar itu, jadi kami saat ini menunggu saja,’’ ucapnya.

Lukita menambahkan, pihaknya tidak memberikan deadline. Artinya, LIB tetap akan berpikir positif mengenai tiga klub tersebut. Toh, dalam manager meeting, tidak ada klub yang menolak melanjutkan kompetisi.

Jumlah klub yang belum menyerahkan home base pun berkurang. Sebelumnya memang ada empat klub, salah satunya Persipura Jayapura. Nah, setelah manager meeting, Mutiara Hitam tampaknya sudah punya pandangan ke mana harus berkandang pada lanjutan Liga 1 musim ini. ’’Di Malang, tapi belum tahu stadionnya mana. Yang pasti tidak akan sama dengan Arema FC. Artinya tidak di Stadion Kanjuruhan ya,’’ tuturnya.

Lukita menambahkan, pihaknya saat ini cukup percaya diri. Karena itu, mulai pekan ini, LIB akan memulai rangkaian perizinan ke beberapa daerah. ’’Pekan ini kami mengirimkan surat izin kepada muspida di beberapa provinsi. Ada Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Agar nanti masalah perizinan kompetisi tidak bingung,’’ jelasnya.

Persetujuan klub ikut kompetisi seperti penjelasan Lukita sebenarnya menimbulkan tanda tanya. Faktanya, beberapa klub masih ragu. Bahkan, ada isu, ketika manager meeting, LIB akan memaparkan soal wacana degradasi bagi klub yang tidak ikut melanjutkan kompetisi.

Salah satunya mengacu pada regulasi Liga 1 sebelum kompetisi ditunda akibat pandemi korona. Di dalam regulasi Liga 1 2020, akan ada denda dan hukuman jika ada klub yang berniat menolak melanjutkan kompetisi. Dendanya Rp 1 miliar dan musim selanjutnya PSSI akan menentukan klub itu bermain di kasta ke berapa (bukan Liga 1).

Belum lagi hukuman dari komisi disiplin. Tentu ancaman-ancaman tersebut yang kemudian membuat beberapa klub ragu bersuara lantang untuk menolak kompetisi. Klub-klub lebih memilih menunggu sambil melihat niat LIB soal penerapan protokol kesehatan.

Lukita angkat bicara mengenai hal itu. Menurut dia, hal tersebut bukanlah ancaman. ’’Bukan itu. Tapi, mari semua sama-sama punya obligasi kepada para stakeholder bahwa dengan dilanjutkannya kompetisi, kita semua punya semangat yang sama demi persepakbolaan Indonesia,’’ tegasnya.

Sementara itu, selain tiga klub yang belum menyerahkan nama home base, beberapa klub Liga 1 lainnya perlahan mulai bersuara. Salah satunya PSIS Semarang. CEO PSIS Yoyok Sukawi menuturkan, pihaknya masih akan melakukan rapat internal untuk mengeluarkan sikap soal hasil dari manager meeting. Sebab, banyak hal yang masih mengganjal.

Karena tidak mau merugikan di kemudian hari, manajemen Mahesa Jenar memilih akan merapatkan barisan dulu, baru mengeluarkan keputusan soal melanjutkan kompetisi. ’’Kami masih jadwalkan itu,’’ katanya.

Persija Jakarta juga belum memutuskan kapan akan memulai latihan meski sudah menyatakan akan ber-home base di Bantul. Manajer Persija Bambang Pamungkas mengatakan, awalnya Macan Kemayoran ingin manager meeting secara langsung pada 7 Agustus lalu bisa menjawab semua pertanyaan. Termasuk mengenai protokol kesehatan. ’’Sampai dengan saat ini, Persija belum menjadwalkan kapan melakukan persiapan,’’ ucapnya.

Editor : Mohammad Ilham

Reporter : rid

Saksikan video menarik berikut ini:

Alur Cerita Berita

Lihat Semua

Close Ads