alexametrics

Preview Persija vs Persib: Jadikan SUGBK Sebagai Momentum Kebangkitan

10 Juli 2019, 12:29:53 WIB

JawaPos.Com-Kapten Persib Bandung Supardi Nasir masih ingat betul ketika timnya kali terakhir dijamu Persija Jakarta di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK). Tepatnya 10 Agustus 2014. Saat itu, Maung Bandung berhasil menahan seri Macan Kemayoran tanpa gol. Mencuri satu poin dari tuan rumah yang didukung puluhan ribu suporter setianya, The Jak Mania, adalah prestasi lumayan.

Dalam skuad Persib saat ini, Supardi sebenarnya tidak sendirian ketika berhasil membawa pulang poin dari SUGBK. Masih ada tiga nama lagi yang ikut merasakan duel ketat itu. Yakni kiper I Made Wirawan, Hariono, dan Ahmad Jufrianto.

Tapi, sebagai kapten tim, kenangan bagus itu wajib dia bagi kepada rekan-rekannya menjelang kembali menginjakkan kaki di stadion termegah di Indonesia itu. Setelah pertandingan musim 2014 tersebut, laga Persija kontra Persib selalu dilaksanakan di luar Jakarta karena tidak mendapatkan izin keamanan.

Persib Bandung

Preview Persija vs Persib: Jadikan SUGBK Sebagai Momentum Kebangkitan
BERUSAHA BANGKIT: Para pemain Persib menjalani latihan resmi di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, kemarin (9/7). (Chandra Satwika/Jawa Pos )

Supardi sadar betul, mengulangi kenangan manis itu tidaklah mudah. Kondisi Persib saat ini karut-marut. Dari enam pertandingan yang sudah dilakoni, Maung Bandung hanya bisa sekali menang. Malah, pada pertandingan terakhirnya di Liga 1, Persib dicukur gundul empat gol tanpa balas ketika melawat ke stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, kandang Persebaya (5/7).

Karena itulah, pemain 36 tahun tersebut tidak berharap muluk-muluk. Tidak berani menegaskan bisa menang. ”Berharap bisa curi poin,” ucap dia.

Supardi mengatakan laga melawan Persija sama dengan pertandingan lain. Tidak ada hal yang sangat berbeda. ”Tapi, memang ketika bermain di GBK, entah kenapa semua pemain sepak bola Indonesia ingin memberikan lebih. Seperti mainnya untuk timnas,” katanya.

Namun, pemain kelahiran Kabupaten Bangka itu mengakui bahwa laga melawan Persija sangat ditunggu-tunggu. Sebuah big match yang tidak hanya dinanti suporter kedua tim, tapi juga seluruh pencinta sepak bola nasional. ”Kami berharap bisa memberikan yang terbaik. Itu saja,” katanya.

Hal senada dikatakan oleh pelatih Persib Robert Rene Alberts. Pelatih asal Belanda itu mengakui bahwa timnya sedang terpuruk. Sedang sangat tidak bagus. ”Tapi, kami yakin bisa bangkit dan berusaha memberikan yang terbaik di kandang Persija,” tegasnya.

Kekalahan telak saat melawan Persebaya memberi Alberts pelajaran berharga. Dia akhirnya tahu bagian yang harus dibenahi di skuadnya. ”Ada kendala di sisi pertahanan. Karena itu, lawan bisa mencetak banyak gol. Kami akan perbaiki dan yakin besok (hari ini) lebih baik,” paparnya.

Mengenai lawan, Alberts tahu betul kekuatan Persija. Dia pernah melawan tim yang komposisi skuadnya hampir sama dengan musim lalu itu ketika masih membesut PSM Makassar. ”Lihat mereka tampil heroik sampai akhir musim. Pemainnya disiplin. Sekarang ada mantan pemain saya, Steven Paulle. Tapi, saya tidak mau lihat itu semua. Saya fokus ke tim saja,” jelasnya.

Persija Jakarta

Datang dalam kondisi tidak bagus, Persib mendapat tenaga tambahan. Ahmad Jufrianto yang absen melawan Persebaya karena cedera sudah pulih. Bahkan, dalam official training kemarin (9/7) di GBK, Jupe –sapaannya– sudah bergabung dengan tim. ”Saya berharap dia (Jupe) bisa bermain dan tampil maksimal,” tuturnya.

Sementara itu, pelatih Persija Julio Banuelos tidak mau meremehkan tim lawan yang datang dalam kondisi tidak bagus. Menurut dia, skuad Macan Kemayoran mengalami hal yang sama. Baru saja memastikan lolos ke final Piala Indonesia setelah mengalahkan Borneo FC (6/7), Persija dalam kondisi kelelahan.

Bagaimana tidak, dalam dua pekan terakhir, Ismed Sofyan dkk bermain empat kali. Beberapa pemain cedera. Salah satunya kiper utama Persija Andritany Ardhiyasa. ”Untungnya, beberapa pemain cedera lain sudah latihan. Sekarang tinggal Steven Paulle saja. Kami senang dan yakin menang,” tegasnya.

Editor : Ainur Rohman

Reporter : rid/c11/ali



Close Ads