alexametrics
Raperda Retribusi

Dispora Surabaya: Skema Tarif Dibicarakan dengan Penyewa GBT

10 Juli 2019, 17:03:27 WIB

JawaPos.com – Tarif yang dibebankan kepada penyewa Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, dibicarakan langsung oleh dinas kepemudaan dan olahraga (dispora) Surabaya dengan penyewa. Termasuk Persebaya yang selama ini menggunakan GBT untuk menjamu tamunya.

Rencana pengenaan tarif baru dicantumkan dalam rancangan peraturan daerah tentang retribusi aset daerah, termasuk di dalamnya GBT. Dispora ikut menyusun raperda tersebut bersama Bagian Hukum Pemkot Surabaya. Untuk penilaian aset dan tarif, turut dilibatkan dinas pengelolaan bangunan dan tanah. Nilai yang muncul dalam raperda itu, sewa stadion Rp 22 juta per jam dan Rp 444.632.000 per hari atau 24 jam. Untuk saat ini, satu pertandingan kasta tertinggi sepak bola nasional ditarif Rp 30 juta.

Sekretaris Dispora Surabaya Yerry Purwanto menjelaskan, selama ini pihaknya berkomunikasi lebih dulu dengan penyewa yang telah memasukkan permohonan sewa stadion. Dari komunikasi tersebut diketahui kebutuhan penyewa, termasuk Persebaya, apa saja. Mulai lapangan, genset, air, hingga blok.

”Termasuk kalau ada tambahan penampilan, misalnya dangdutan, sebelum pertandingan juga dibicarakan. Tidak saklek, bisa dirembuk diomongke,” ujar Yerry saat ditemui kemarin (9/7). Kesepakatan itu dituangkan dalam surat ketetapan retribusi daerah (SKRD) yang pembayarannya dilakukan di bank.

Pertandingan Persebaya melawan Barito Putera sore kemarin, misalnya, kena biaya sewa Rp 56 juta. Itu termasuk biaya sewa genset empat jam dan empat blok atau area di kompleks GBT. Juga termasuk biaya lapangan Rp 30 juta dan biaya air Rp 2 juta.

Yerry juga menegaskan bahwa biaya untuk loading barang-barang selama ini tidak pernah dihitung. Misalnya untuk menata sound system dan pagar besi. ”Biasanya kadang tiga hari sebelum pertandingan sudah loading. Itu tidak pernah kena biaya sewa,” ujarnya.

Untuk pengenaan tarif baru berdasar per jam itu, pemkot juga tidak akan menghitung waktu loading barang. Bagaimana dengan masuk dan keluarnya suporter? Yerry menyebut itu tidak termasuk dalam hitungan jam pertandingan yang dikenai tarif retribusi. ”Hitungannya tetap jam pertandingan. Tapi, kalau ada tambahan waktu pertandingan dan adu penalti, misalnya, itu nanti dihitung belakangan,” jelasnya.

Sementara itu, tarif Rp 444.632.000 per hari itu dipersiapkan untuk sewa GBT selama satu hari penuh. Misalnya konser musik yang berdurasi panjang siang sampai malam.

Kepala Bappeko Surabaya Eri Cahyadi berharap polemik terkait sewa GBT itu tak sampai berlarut-larut. Dalam rapat koordinasi di pemkot, dia menyarankan perlu penegasan yang lebih detail terkait retribusi atau sewa untuk pertandingan sepak bola. ”Bisa diperjelas di pasal agar tidak ambigu atau bisa diartikan berbeda oleh setiap orang,” ucapnya.

Editor : Mohammad Ilham

Reporter : jun/ali

Alur Cerita Berita

Lihat Semua