JawaPos Radar

Sebelum Egy, Ini 4 Striker Indonesia yang Merumput di Eropa

10/03/2018, 14:30 WIB | Editor: Agustinus Edy Pramana
Egy Maulana Vikri, Lechia Gdansk, Bambang Pamungkas, Kurniawan Dwi Yulianto, Irfan Bachdim, Ezra Walian, Egy gabung Lechia Gdansk,
Egy Maulana meneruskan kiprah striker Indonesia di Eropa (Dika kawengian/Jawa Pos)
Share this image

JawaPos.com - Egy Maulana Vikri yang kabarnya selangkah lagi resmi gabung Lechia Gdansk, menambah daftar striker Indonesia yang main di Eropa. Sebelumnya ada empat nama lain yang merumput di Benua Biru.

Teka-teki klub Eropa Egy akhirnya terungkap. Dia akan bergabung ke salah satu klub Polandia, Lechia Gdansk dan kabarnya akan diumumkan hari ini.

Lechia sendiri salah satu tim yang nyaris selalu bermain di strata tertinggi Liga Ekstraklasa. Namun. mereka beberapa kali gagal merengkuh juara liga sejak 73 tahun berdiri.

Nah, selain Egy ada empat striker Indonesia lainnya yang sempat merumput di Eropa. Berikut JawaPos.com sajikan:

Kurniawan Dwi Yulianto

Egy Maulana Vikri, Lechia Gdansk, Bambang Pamungkas, Kurniawan Dwi Yulianto, Irfan Bachdim, Ezra Walian, Egy gabung Lechia Gdansk,
Si Kurus pernah bermain bersama Sampdoria (The-AFC.com)

Sosok yang biasa dipanggil Si Kurus itu merupakan salah satu pemain Indonesia yang menjajal karier di Eropa. Untuk periode singkat dalam kariernya, dia bermain untuk tim Primavera, Sampdoria.

Kurniawan lantas bermain untuk klub Swiss, FC Lucerne selama dua musim pada pertengahan 1990-an. Di snaa, dia cukup sukses dengan mencetak tiga gol dari 12 laga.

Bambang Pamungkas

Egy Maulana Vikri, Lechia Gdansk, Bambang Pamungkas, Kurniawan Dwi Yulianto, Irfan Bachdim, Ezra Walian, Egy gabung Lechia Gdansk,
Bambang Pamungkas pernah main di EHC Norad (The-AFC.com)

Legenda hidup Persija Jakarta ini dua kali main di Eropa. Pertama, pada 2000, striker yang karib dengan nomor 20 itu main di Divisi Ketiga Belanda, EHC Norad selama empat bulan.

Pemain yang membantu Persija juarai Ligina 2001 itu pernah juga diaksir FC Ingolstadt 04 tapi gagal mendapatkan kontrak. Pada 2008, banyak kabar kalau dia akan bergabung dengan Derby County tapi akhirnya bertahan di Indonesia.

Irfan Bachdim

Egy Maulana Vikri, Lechia Gdansk, Bambang Pamungkas, Kurniawan Dwi Yulianto, Irfan Bachdim, Ezra Walian, Egy gabung Lechia Gdansk,
Irfan mengenyam banyak pengalaman di Belanda (Radar Bali/JPG)

Irfan Bachdim memang mulai karier sepak bolanya di akademi Ajax Amsterdam bersama dengan Mitchell Donald, Jeffrey Sarpong, Christian Supusepa dan Ryan Babel. Setelah tiga tahun dia pindah ke SV Argon, dan menjadi pencetak gol terbanyak meskipun bermain sebagai gelandang.

Pemain Bali United itu kemudian direkrut oleh pencari bakat FC Utrecht, dan menandatangani kontrak dengan klub tersebut. Dia kemudian bermain untuk tim tim junior Utrecht, dan sesekali menjadi pemain cadangan tim senior. Setelah kontraknya tidak diperpanjang lagi, pada bulan Juli 2009 dia hijrah ke HFC Haarlem.

Lantas, dia bergabung ke SV Argon sebelum ke Persema Malang, Chonbury FC, Sriracha FC, Ventrofet Kofu, Consadole Sapporo dan Bali United.

Ezra Walian

Egy Maulana Vikri, Lechia Gdansk, Bambang Pamungkas, Kurniawan Dwi Yulianto, Irfan Bachdim, Ezra Walian, Egy gabung Lechia Gdansk,
Ezra saat memperkuat Almere City (Almere City)

Pemain naturalisasi Indonesia itu memulai kariernya di Ajax. Dia membuat debut profesionalnya di Jong Ajax pada 26 September 2016 dalam pertandingan Eerste Divisie melawan FC Oss. Dia meninggalkan Jong Ajax setelah kontrak berakhir pada 30 Juni 2017.

Pada bulan Juli dan Agustus 2017, Ezra melakukantrial dengan tiga klub Inggris, yakni Bolton Wanderers, Hull City dan West Ham United. Sebelum bergabung dengan Almere City pada 29 Agustus 2017.

Ezra dikontrak Almere selama 2 tahun, untuk bersaing di Eerste Divisie. Dia membuat debut pertamanya di pertandingan Almere City FC melawan Helmond Sport.

(ies/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat semua

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up