alexametrics
Liga 2 2019

Perebutan Tiket 8 Besar dari Wilayah Timur Sengit Sampai Akhir

9 Oktober 2019, 07:00:02 WIB

JawaPos.com – Persaingan di Liga 2 grup timur berjalan panas hingga akhir. Hingga menjelang detik-detik akhir penyisihan grup, baru dua tiket delapan besar yang sudah ada pemiliknya. Yaitu Persik Kediri dan Mitra Kukar. Dua tiket lainnya masih diperebutkan tujuh tim.

Bahkan, Persatu Tuban yang kini berada di zona merah masih berpeluang memanaskan persaingan. Meski peluangnya paling tipis.

Tak hanya di papan atas, di posisi bawah pun, persaingan masih sangat ketat. Setidaknya masih ada lima kesebelasan yang bisa tergelincir menemani Madura FC terdegradasi ke Liga 3 musim depan.

Ya, meski tadi malam (8/10) Madura FC berhasil menang secara dramatis 2-1 di kandang Persiba Balikpapan, kemenangan itu tidak bisa menghindarkan mereka dari jerat degradasi. Meski masih memiliki satu laga sisa, poin maksimal mereka hanya 23. Poin tersebut masih di bawah angka 24 yang kini dimiliki PSBS Biak yang bercokol di posisi ke-9 atau satu setrip di atas zona merah.

Jika Madura FC sudah dipastikan terdegradasi, berbeda halnya dengan tim Jawa Timur lainnya, Persatu Tuban. Mereka membuka asa bertahan di Liga 2 setelah kemarin berhasil membekuk Mitra Kukar tiga gol tanpa balas di Stadion Bumi Wali, Tuban. Tiga gol Persatu dilesatkan Mamadou Lamarana (31’), Syahrur Ramadhani (37’), dan Thaufan Hidayat (71’).

’’Tekad bertahan di Liga 2 musim depan menjadikan mental dan permainan anak-anak begitu cemerlang hari ini (kemarin),’’ kata pelatih Persatu Bambang Sumantri.

Dengan memiliki tiga laga, Persatu masih berpeluang melompat dari zona degradasi. Mereka masih bisa mengakhiri kompetisi dengan raihan 29 poin. Persatu kini bersaing dengan PSBS Biak, PSIM Jogjakarta, Persis Solo, dan Persiba untuk bertahan di Liga 2.

Tak hanya bersaing menghindari jerat degradasi, lima tim tersebut bersama Persewar Waropen, Martapura FC, dan Bogor FC Sulut United juga bersaing memperebutkan dua tiket tersisa ke delapan besar dari grup timur.

Panasnya persaingan itu tidak terlepas dari kekalahan Mitra Kukar dari Persatu Tuban dan PSIM oleh Martapura FC. Juga, seiring dengan kemenangan mengejutkan Bogor FC Sulut United 2-1 di kandang Persik. Dua gol tim tamu dilesatkan Busari pada menit ke-19 dan ke-52. Gol Persik dicetak Bayu Otto satu menit menjelang turun minum.

Dengan kemenangan itu, Bogor FC Sulut United tidak saja menjauh dari zona merah, tapi juga berpeluang lolos ke delapan besar. ’’Kami tidak memasang target muluk-muluk. Target kami hanya bertahan di Liga 2,’’ tegas pelatih Bogor FC Sulut United Ricky Nelson.

Editor : Mohammad Ilham

Reporter : fim/ali

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads