alexametrics
Liga 1 2019

Persela Sudah Kehilangan 11 Poin di Stadion Surajaya Musim Ini

9 Agustus 2019, 16:30:24 WIB

JawaPos.com – Ambisi Persela Lamongan untuk menebus dosa tak terpenuhi. Tim berjuluk Laskar Joko Tingkir itu kembali gagal menghadirkan kebahagiaan kepada pendukungnya. Lagi-lagi Persela hanya mampu bermain imbang di kandang. Setelah sebelumnya ditahan imbang 2-2 oleh Borneo FC, Persela kembali tertahan dengan skor yang sama. Kali ini giliran Persib Bandung yang membuat Persela gagal menang di rumahnya sendiri, Stadion Surajaya, Lamongan (8/8).

’’Kami mohon maaf gagal memberikan kemenangan. Maka sudah menjadi keharusan saat tandang ke PSS (Sleman) dan Semen Padang kami harus mengganti poin yang hilang di kandang ini,’’ kata Manajer Persela Edy Yunan Ahmadi setelah pertandingan.

Persela Lamongan

Dengan hasil seri itu, Persela sudah kehilangan empat poin di kandang dalam dua laga terakhir. Total Eky Taufik dkk bahkan sudah kehilangan 11 poin di Stadion Surajaya. Sebab, sebelum ditahan Borneo FC dan Persib, Persela pernah ditahan imbang Persipura Jayapura dan Persija Jakarta. Tim asal Kota Soto itu juga pernah sekali tumbang di Surajaya saat dibekuk Madura United 1-5.

Kehilangan begitu banyak poin di kandang disebut Yunan sangat memberatkan langkah Persela ke depan. Ditambah lagi, setelah ini, mereka harus menjalani dua laga tandang dalam waktu berdekatan. Melawan PSS pada 15 Agustus dan lima hari kemudian bertandang ke markas Semen Padang. Jika tidak mencari pengganti poin yang hilang itu saat bertamu ke kandang lawan, Persela berpotensi terperosok ke zona degradasi.

’’Dua laga di depan sangat berat. Apalagi, PSS sedang dalam kondisi yang sangat baik. Tapi, yang jelas kami memang harus meraih poin dalam dua laga tandang di depan tersebut,’’ jelas pelatih Persela Nil Maizar.

Untuk itu, para pemain Persela tak boleh lagi terlambat panas. Tak boleh membuat kesalahan yang sama. Saat bersua Persib tadi malam, permainan Persela di babak pertama memang tak ubahnya seperti ketika melawan Borneo FC. Persela bermain lambat. Persela baru bisa bermain lebih enjoy dan menekan lawan pada babak kedua.

Memang Persela unggul lebih dulu lewat Alex dos Santos Goncalves pada menit ke-13. Tapi, setelah itu, Persib tampil dominan. Bahkan, selang semenit setelah gol Alex, gawang Persela yang dikawal Dian Agus kebobolan oleh gol Esteban Vizcarra. Tujuh menit kemudian, Persela kembali kebobolan oleh gol bek Persib Achmad Jufriyanto.

Dua gol Persib tersebut lahir dari proses yang sama. Yakni, dari tendangan sudut di sisi kiri pertahanan Persela. Beruntung, dua kesalahan itu akhirnya tertutup oleh gol kedua Alex pada menit ke-60. ’’Apa yang terjadi dengan dua gol Persib yang prosesnya sama tentu menjadi evaluasi kami. Bola seperti itu memang sulit. Tapi, ke depan kami tidak boleh mengulang kesalahan yang sama,’’ papar Nil.

Secara terpisah, hasil seri itu menghentikan rentetan hasil buruk Persib dalam tiga pertandingan sebelumnya. Ya, sebelum datang ke Lamongan, tim berjuluk Maung Bandung itu menelan tiga kekalahan beruntun. Kalah oleh Bali United, Arema FC, dan Barito Putera. Karena itu, Persib merasa bersyukur bisa membawa pulang satu poin dari kandang Persela.

’’Apalagi, Persela memiliki penyerangan yang bagus. Di awal pertandingan, kami juga terlambat panas. Beruntung, ketika kami sudah menemukan keseimbangan, kami bisa mencetak dua gol,’’ ujar pelatih Persib Robert Rene Alberts.

Editor : Mohammad Ilham

Reporter : fim/ali

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads