alexametrics
Liga 1 2019

Persebaya vs Barito Putera: Lupakan Kenangan Buruk Musim Lalu

9 Juli 2019, 12:00:53 WIB

JawaPos.com – Musim lalu Barito Putera selalu menjadi batu sandungan bagi Persebaya Surabaya. Dua kali bersua, dua kali pula Green Force –julukan Persebaya– tumbang. Barito pula yang memberikan kekalahan pertama bagi Persebaya di Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya.

Bagaimana kans pertemuan pada musim ini? Situasinya mungkin bakal berbeda. Bekantan Hamuk –julukan Barito Putera– diprediksi tak lagi menjadi batu sandungan bagi Green Force. Performa kedua tim menjadi acuannya. Ketika Barito belum pernah menikmati kemenangan, Persebaya justru sukses mencatat hat-trick kemenangan di Liga 1. Tekad untuk melanjutkan tren kemenangan pun didengungkan kubu Persebaya.

”Pemain sudah merasakan bahwa gagal menang di kandang mendatangkan masalah besar bagi tim,” kata pelatih Persebaya Djadjang Nurdjaman. ”Kami tidak ingin mendapatkan masalah itu lagi. Karena itu, kami ingin terus menang di kandang,” imbuh pelatih yang akrab disapa Djanur tersebut.

Persebaya Surabaya

Djanur meminta pemainnya mengubur kenangan buruk saat dikalahkan Barito Putera musim lalu. ”Situasinya sekarang sudah jauh berbeda. Ini cerita baru dan kami ingin mengisi cerita baru itu dengan kemenangan,” ucapnya.

Saat bertemu Barito musim lalu, Djanur juga belum bersama Persebaya. Karena itu, dia yakin cerita kali ini bakal tak sama. Apalagi, Persebaya saat ini memang sedang berada dalam performa terbaik. Hal tersebut diakui kapten Persebaya Ruben Sanadi. ”Meski begitu, kami harus tetap rendah hati. Fokus sepanjang pertandingan dan fokus pada tim sendiri,” tutur Ruben.

Motivasi semakin berlipat lantaran Persebaya bisa turun dengan kekuatan yang lebih komplet. Damian Lizio dan Osvaldo Haay, keduanya absen saat melawan Persib Bandung (5/7), sore nanti sudah bisa diturunkan. Tapi, Persebaya mungkin belum bisa memainkan bek Hansamu Yama Pranata. Mantan bek Barito Putera itu masih menjalani terapi cedera pinggang.

Barito Putera

Di sisi lain, Barito Putera juga datang dengan bekal positif. Rizky Pora dkk selalu berhasil mencuri poin dalam dua laga tandangnya sebelum menantang Persebaya. Masing-masing menahan imbang PSIS Semarang dan Perseru Badak Lampung FC. Barito juga ingin mengulang cerita sukses musim lalu. ”Hasil tahun lalu jelas menjadi motivasi kami. Yang juga tidak kalah penting, besok (hari ini, Red) kami ingin menyuguhkan tontonan menarik untuk pencinta sepak bola,” sebut pelatih Barito Putera Yunan Helmi.

Pelatih asal Lamongan itu yakin misi tersebut bisa tercapai. ”Semoga hasilnya lebih baik daripada di dua partai sebelumnya,” harap dia.

 

Perkiraan Pemain

Persebaya (4-3-3) : 33-Miswar Saputra (g); 2- Novan Setya, 5-Dutra, 29-M. Syaifuddin, 14-Ruben Sanadi (c); 6-Solikin, 96-Hidayat, 10-Damian Lizio; 41- Irfan Jaya, 9-Amido Balde, 63-Jalilov.

Pelatih: Djadjang Nurdjaman

 

Barito Putera (4-3-3) :20-Aditya Harlan (g); 28-Andri Ibo, 55-Dandi Maulana, 3-Artur Viera, 5-Rony Beroperay; 6-Evan Dimas, 4-Lucas Silva, 17-Paulo Sitanggang; 26-Rizky Pora (c), 10-Rafael, 9- Samsul Arif.

Pelatih: Yunan Helmi

 

Stadion: Gelora Bung Tomo, Surabaya

Live: Indosiar pukul 15.30 WIB


Persembahan untuk Suporter Indonesia

Pada ulang tahun ke-70, Jawa Pos mempersembahkan logo khusus untuk suporter sepak bola Liga 1. Logo-logo tersebut kreasi dari tim desain dan ilustrasi Jawa Posdalam menerjemahkan filosofi klub serta para pendukungnya. Logo-logo itu dapat diunduh secara bebas di link berikut ini: https://logofansfc.jawapos.com/

Editor : Mohammad Ilham

Reporter : fim/bas

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads