alexametrics

Pasoepati Klarifikasi Bentrok di Jogjakarta

9 Mei 2017, 18:49:06 WIB

JawaPos.com – Kelompok suporter Persis Solo, Pasoepati, mengklarifikasi soal bentrok di Jogjakarta. Menurutnya, mereka tak ada sama sekali niat tapi saat jalan pulang tiba-tiba diserang.

Keributan antar-suporter kembali terjadi di Indonesia. Kali ini oknum suporter dari kubu PSIM Yogyakarta bentrok dengan pendukung Persis Solo.

Kejadian ini dipicu dari adanya pencoretan logo PSIM. Logo itu dicorat-coret orang tak dikenal dengan cat semprot berwarna merah.

Oknum suporter PSIM-pun menuduh pelaku merupakan fans Persis. Bentrokan tak terhindarkan.

Bahkan, dari data Polres Bantul, bentrok terjadi di tiga tepat. Pertama pada ing Road Selatan Banguntapan Bantul, Piyungan Bantul serta Pleret.

“Jadi, kami itu baru saja menyaksikan Persis di Bantul. Namun, ketika pulang, tiba-tiba diserang. Padahal, di stadion juga cukup kondusif,” ujar wakil Presiden Pasoepati, Ginda Ferachtriawan, saat dihubungi Jawapos.com.

Bahkan, sejak awal Pasoepati sudah wanti-wanti. Mereka langsung koordinasi dengan pihak keamanan.

“Akhirnya rencana akan di kawal. Kami putuskan melewati Wonosari, Gunungkidul dan Semin. Dalam perjalanan dari laporan yang kami terima tidak ada keributan, tapi kami akan kumpulkan informasi dahulu

Soal kabar memulai keributan karena pencoretan logo PSIM, Ginda menjawab, “Rencana kami mau kumpul, mengumpulkan informasi terkait pertandingan dan mencari apakah ada kerugian maupun korban.” (ies/JPG)

Editor : Edy Pramana



Close Ads
Pasoepati Klarifikasi Bentrok di Jogjakarta