alexametrics
Liga 1 2019

Pikal Ingin Kembalikan Persebaya ke Jalur Kemenangan di GBT

8 Oktober 2019, 17:00:49 WIB

JawaPos.com – Persebaya Surabaya musim ini belum tersentuh kekalahan saat bermain di Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya. Tapi, dari 10 laga yang sudah dijalani di GBT, Green Force –julukan Persebaya– hanya menang tiga kali. Tujuh pertandingan kandang lainnya dilewati dengan hasil seri. Catatan yang tentu saja mengecewakan bagi pendukung setia mereka: Bonek. Persebaya menyadari hal itu. Mereka pun bertekad mengembalikan keangkeran GBT.

Laga kontra Borneo FC Jumat mendatang (11/10) menjadi pintu awal Persebaya mengembalikan keangkeran stadion terbesar di Jawa Timur tersebut. Persebaya ingin memenangkan pertandingan di rumahnya sendiri. Di depan publik sendiri. ’’Dalam seminggu ini, kami latihan menyerang. Mengonversi peluang menjadi gol. Kami latihan menyerang, menyerang, finishing, crossing karena kami ingin cetak gol agar menang di kandang,’’ tegas pelatih Persebaya Wolfgang Pikal setelah latihan di Gelora Delta, Sidoarjo, kemarin sore (7/10).

Persebaya Surabaya

Dalam dua pertandingan terakhir melawan Bali United dan Barito Putera, Persebaya memang memiliki problem finishing. Pemain-pemain kesebelasan asal Kota Pahlawan itu sering membuang peluang emas di depan gawang lawan. Hasilnya, Persebaya pun gagal meraih kemenangan. Problem tersebut ingin segera dituntaskan Pikal dan jajaran pelatih Persebaya. Saat menjamu Borneo nanti, Ruben Sanadi dkk harus tampil garang di depan gawang lawan. Dengan begitu, Persebaya bisa menang di GBT.

Sayang, di tengah upaya Persebaya memperbaiki finishing dan membangun strategi menyerang yang mematikan, pemain yang ikut latihan minim. Latihan kemarin sore hanya diikuti 15 pemain. Otavio Dutra yang hadir ke tempat latihan hanya berada di pinggir lapangan untuk menjalani perawatan. Dua pemain asing, David da Silva dan Aryn Williams, absen lantaran sedang mengurus paspor. Sedangkan Irfan Jaya dan Abu Rizal Maulana juga tidak ikut berlatih karena menjalani terapi penyembuhan cedera.

Persebaya juga ditinggal Hansamu Yama Pranata yang bergabung dengan timnas Indonesia. Juga Osvaldo Haay dan Rachmat ’’Rian’’ Irianto yang membela timnas U-23. ’’Saya tahu ini problem bagi kami. Tapi, kami harus hadapi ini. Kami harus melakukan yang terbaik dengan situasi yang ada, dengan pemain yang ada ini. Tidak ideal memang. Tapi, kami harus hadapi situasi ini,’’ ucap Pikal.

Pelatih asal Austria itu tidak terlalu khawatir dengan situasi tersebut. Bagi dia, seluruh pemain Persebaya bisa diandalkan. Sebab, Pikal melihat pemain-pemain Persebaya memiliki kualitas yang mumpuni dan setara. Para pemain juga sangat kompak. Tidak ada yang merasa lebih baik dari yang lain. Tidak ada yang merasa dirinya bintang. Baik itu pemain asing maupun lokal.

’’Semua pemain Persebaya sangat rendah hati. Termasuk yang berstatus pemain timnas. Semua mau kerja. Ini modal bagus buat kami,’’ ujar Pikal.

Dengan itu semua, mantan asisten pelatih timnas Indonesia tersebut optimistis Persebaya bisa kembali ke jalur kemenangan. Akan mampu menjadikan GBT sebagai stadion yang menyenangkan bagi Bonek. Sebab, Persebaya akan selalu bisa meraih kemenangan di kandang. ’’Mental pemain sangat bagus. Dan kami bertekad selalu menang di kandang,’’ ucap Pikal.

Gelora yang sama diungkapkan M. Hidayat. Gelandang bertahan Persebaya itu menegaskan, dirinya dan rekan-rekan ingin kembali meraih kemenangan di GBT. ’’Kami akan kerja keras lagi dan tentu kami ingin membuat GBT angker lagi,’’ janjinya.

Editor : Mohammad Ilham

Reporter : gus/ali

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads