Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 8 Januari 2020 | 14.30 WIB

Persebaya Kesulitan Main di Surabaya, Persib Tak Bisa Main di Bandung

Stadion Si Jalak Harupat - Image

Stadion Si Jalak Harupat

JawaPos.com – Bukan hanya Persebaya Surabaya yang punya problem kesulitan bermain di kota sendiri. Persib Bandung juga setali tiga uang. Klub berjuluk Maung Bandung itu terancam tidak bisa bermarkas di Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) ataupun di Stadion Si Jalak Harupat.

Direktur PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) Teddy Tjahjono mengaku bahwa Persib masih ingin menggunakan GBLA sebagai kandang. ”Kami maunya di GBLA. Tapi kalau tidak bisa ya di SJH (Stadion Si Jalak Harupat)," kata Teddy saat ditemui di Graha Persib, Kota Bandung.

Masalahnya, GBLA masih memiliki permasalahan aset hingga pengelolaan yang belum sepenuhnya dikuasai Pemkot Bandung. Akibatnya, pemkot tidak bisa mengatasi bangunan GBLA yang memiliki masalah kontruksi. Kemudian hal itu berimbas kepada izin yang tidak diberikan oleh kepolisian.

Namun, opsi untuk menggunakan Si Jalak Harupat bukan tidak berpotensi masalah. Sebab, SJH kemungkinan akan mengalami sejumlah renovasi untuk mempersiapkan perhelatan Piala Dunia U-20 pada 2021 apabila resmi diputuskan sebagai salah satu venue. ”Ya kita lihat saja, kan belum tahu kapan direnovasinya," kata Teddy.

Kepala UPT Stadion SJH Ermulyana Gandapradja mengatakan stadion yang menjadi kebanggaan warga Kabupaten Bandung itu berpotensi direnovasi pada 2020. Sebab, seperti persiapan Asian Games 2018, menurutnya, setahun sebelumnya SJH juga direnovasi.


”Seperti Asian Games dulu, ketika ditetapkan jadi venue, satu tahun sebelumnya sudah ada dari Kementerian PUPR untuk rehabilitasi,” kata Ermulyana.

Saat ini Stadion SJH masih berstatus sebagai kandidat tempat penyelenggaraan Piala Dunia U-20 2021. Apabila sudah resmi diputuskan sebagai tempat, menurut Mulyana stadion itu segera direnovasi.

Situasi yang tak jauh beda dengan Persebaya di Surabaya. Klub berjuluk Green Force itu tidak bisa memakai Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) yang selama ini jadi markasnya. Manajemen Persebaya berharap bisa bermain di Stadion Gelora 10 November, tapi ditolak pemkot dengan alasan untuk persiapan Piala Dunia U-20 2021.

Editor: Mohammad Ilham
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore