alexametrics
SEA Games 2019

2 Myanmar U-23 vs Indonesia U-23 4: Final, Kami Datang Kejar Juara!

7 Desember 2019, 17:36:34 WIB

JawaPos.com – Kenangan emas sepak bola SEA Games di Manila pada 28 tahun lalu berpeluang terulang lagi. Timnas U-23 Indonesia lolos ke final setelah mengalahkan Myanmar U-23 dalam semifinal SEA Games 2019 di Rizal Memorial Stadium, Manila tadi sore.

Dengan begitu, Indonesia tinggal menunggu tim mana yang akan menjadi lawan di final. Pada malam ini, satu tiket final lainnya diperebutkan Vietnam U-23 melawan Kamboja di stadion yang sama. Vietnam yang merupakan juara grup B lebih difavoritkan lolos ke final.

Melawan Myanmar, Indonesia bisa turun dengan kekuatan terbaiknya. Nadeo Argawinata di bawah mistar gawang. Lalu, di pertahanan ada Andy Setyo Nugroho, Bagas Adi Nugroho, Firza Andika, dan Asnawi Mangkualam. Lini tengah dihuni Evan Dimas dan Zulfiandi sebagai penyeimbang bagi Egy Maulana Vikri, Muhammad Rafli, dan Saddil Ramdani. Osvaldo Haay masih jadi tumpuan utama di depan.

Tidak mudah bagi Indonesia melewati hadangan Myanmar. Bahkan, selama babak pertama, tim asuhan Indra Sjafri itu dibuat kesulitan. Myanmar mampu meladeni permainan cepat Indonesia. Bahkan, pada pertengahan babak pertama, mereka sempat lebih menguasai permainan dengan bola-bola direct.

Selama babak pertama, ada beberapa peluang emas yang dimiliki Indonesia meski gagal menjadi gol. Evan Dimas punya peluang pada menit ke-11, tapi masih bisa ditahan kiper Sann Sat Naing. Juga, tandukan Osvaldo menjelang turun minum masih tepat dalam jangkauan kiper.

Pada babak kedua, Indonesia lebih dulu unggul melalui Evan Dimas pada menit ke-57 dan digandakan Egy Maulana pada menit ke-71. Namun, keteledoran Indonesia dalam transisi dari menyerang ke bertahan membuat mereka kebobolan dua gol pada menit ke-78 dan 79 melalui kaki Mann Aung Kaung dan Win Naing Tun.

Situasi itu memaksa perpanjangan waktu. Osvaldo Haay mencetak gol di menit ke-101. Lalu, Evan menambahnya pada menit ke-113. Bagi Osvaldo yang memperkuat klub Persebaya Surabaya itu, gol tersebut menjadikannya telah mengemas delapan gol di SEA Games 2019.

Kemenangan atas Myanmar ini mengulang hasil SEA Games sebelumnya. Ketika itu, Indonesia mengalahkan mereka 3-1 dalam perebutan peringkat ketiga di Selayang Municipal Council Stadium, Malaysia, pada 29 Agustus 2017. Evan Dimas mencetak gol pertama Indonesia kala itu.

Manila punya kenangan manis buat Indonesia. Pada SEA Games 1991, bermain di
Rizal Memorial Stadium, Manila, Indonesia meraih emas setelah menang adu penalti melawan Thailand 4-3 dalam final. Itu menjadi kali kedua Indonesia merebut emas SEA Games setelah 1987 ketika menjadi tuan rumah.

Prestasi Indonesia setelah 1991 terus menurun. Sempat mencapai final pada SEA Games 1997, setelah itu baru kembali lagi ke partai puncak pada 2011 dan 2013, tapi selalu kalah di final. Dan, pada dua tahun lalu, Indonesia hanya mendapatkan perunggu setelah mengalahkan Myanmar dalam perebutan peringkat ketiga.

Editor : Mohammad Ilham


Alur Cerita Berita

Lihat Semua
Close Ads