alexametrics
Liga 1 2019

Haruna Soemitro: Lebih Baik Madura United Tarik Diri dari Kompetisi

7 Agustus 2019, 15:00:37 WIB

JawaPos.com – Senang tapi juga berang. Begitulah yang dirasakan Madura United setelah menahan imbang Bhayangkara FC (5/8). Senang lantaran bisa membawa pulang poin. Berang karena kepemimpinan wasit Adi Riyanto yang menganulir gol Madura United. Tim berjuluk Laskar Sape Kerrap itu pun melayangkan protes ke PSSI atas keputusan Adi tersebut.

”Kami akan ikuti mekanisme sebagai anggota federasi yang baik. Kami kirim protes resmi,” kata Manajer Madura United Haruna Soemitro. Tapi, jika protes tersebut tidak didengarkan, Madura United akan melangkah lebih jauh. ”Kalau belum cukup juga, lebih baik Madura United menarik diri dari kompetisi dengan segala risikonya,” tegasnya.

Madura United

Dalam laga kontra Bhayangkara itu, pada menit ke-75, Madura United sejatinya berhasil mencetak gol lewat kaki Alberto ”Beto” Goncalves. Tapi, gol tersebut justru dianulir. Wasit beralasan pemain Madura United lainnya, Engelberd Sani, dilanggar pemain Bhayangkara FC. Saat itu Engelberd Sani sebenarnya sudah mengirim umpan ke Alexander Rakic dan diteruskan ke Beto yang kemudian berbuah gol.

Namun, saat Beto menceploskan bola, wasit justru meniup peluit tanda pelanggaran. Madura United pun menilai gol itu sah. ”Itu kan bola menguntungkan. Kenapa wasit meniup peluit saat tahu bola itu gol. Bukan saat terjadinya pelanggaran,” kesal Haruna.

Madura United pun meminta PSSI mengevaluasi kinerja Adi. Korp wasit juga diminta berbenah. Seperti halnya klub yang selalu dituntut berbenah. Dituntut memenuhi berbagai syarat untuk memenuhi lisensi AFC. Pemain juga dituntut berbenah. Suporter juga selalu diawasi komisi disiplin.

”Wasit seharusnya juga berbenah. Berhentilah menguntungkan siapa pun. Lakukan saja kerja sesuai rule of the games,” sebut Presiden Madura United Achsanul Qosasi. Dia meminta wasit tidak memihak. Sebab, setiap klub ingin menang secara kesatria dan kalah terhormat.

Madura United pun ditegaskan Haruna selalu ingin menang dengan kerja keras sendiri. Karena itu, Madura United disebutnya berusaha mempersiapkan diri sejak awal dengan merekrut pemain dengan level dan value yang tinggi.

Kalau masih saja warnanya seperti ini, kontribusi Madura United menjadi tidak berarti apa-apa, apalagi untuk ikut kompetisi,” ujar Haruna. Karena itu, PSSI harus menuntaskan problem wasit. Apakah kesalahan yang dibuat itu disengaja atau tidak.

Editor : Mohammad Ilham

Reporter : rid/ali


Close Ads