alexametrics

Persebaya Surabaya Punya Rekor Buruk ketika Bertemu PSS Sleman

7 April 2021, 15:14:40 WIB

JawaPos.com − Persebaya Surabaya membawa banyak pemain muda di Piala Menpora 2021. Namun, masih ada beberapa penggawa yang belum mendapat kesempatan bermain. Sebut saja Ernando Ari, Dicky Kurniawan, dan Marselino Ferdinan.

Nah, kesempatan para pemain muda untuk unjuk gigi terbuka lebar kala menghadapi PSS Sleman di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, dalam laga pemungkas grup C malam nanti (siaran langsung Indosiar pukul 18.15 WIB). Pelatih Persebaya Aji Santoso memang sudah memastikan bakal melakukan rotasi.

Para pemain muda juga sudah dijajal dalam latihan terakhir di lapangan sintetis Si Jalak Harupat kemarin pagi. Dicky dicoba sebagai gelandang serang. Sementara Ernando diplot sebagai pengganti Satria Tama di bawah mistar gawang. Begitu pula dengan Marsel yang dipasang sebagai winger. ’’Kemungkinan besar mereka akan saya mainkan. Tapi, saya lihat nanti, apakah sebagai starter atau pengganti,’’ kata Aji.

Hanya, dari pantauan Jawa Pos, cuma Dicky dan Ernando yang berpeluang jadi starter. Sementara Marsel mungkin memulai laga dari bench. Sebab, Aji masih memercayakan duet winger kepada M. Supriadi dan Oktafianus Fernando.

Pelatih 50 tahun itu memang tidak mau sembarangan melakukan rotasi. ’’Walaupun melakukan rotasi, saya juga harus berhitung. Karena kami sangat serius menghadapi Sleman,’’ tegas Aji.

Sejatinya, tim berjuluk Green Force itu hanya butuh hasil imbang untuk memastikan status juara grup C. Tapi, Aji tidak mau menutup laga terakhir dengan satu poin saja.

’’Meskipun sudah lolos ke babak delapan besar, kami akan tetap maksimal di laga terakhir ini. Karena kami juga ingin keluar sebagai juara grup,’’ terang pelatih asal Kepanjen, Kabupaten Malang, tersebut.

Masalahnya, Persebaya punya rekor buruk ketika bertemu PSS. Dalam dua pertemuan terakhir, Green Force selalu menelan kekalahan. Kekalahan 2-3 di Gelora Bung Tomo, Surabaya, pada Liga 1 2019 berbuntut pemecatan Wolfgang Pikal dari kursi pelatih.

Meski begitu, bek Rizky Ridho tak mau ambil pusing. ’’Semua pemain sudah dalam keadaan siap untuk menghadapi PSS. Kami akan serius,’’ tegas bek 20 tahun itu.

Dari kubu lawan, dalam sesi konferensi pers di Hotel Ibis Style Diponegoro kemarin, pelatih Dejan Antonic diwakili pelatih fisik Danang Suryadi. ’’Coach Dejan perlu istirahat. Untuk besok (hari ini), coach Dejan sudah pasti siap mendampingi tim di lapangan,’’ kata Danang.

Menurut Danang, pemainnya siap memberikan perlawanan kepada Persebaya. ’’Pemain dalam kondisi siap. Kami sudah punya motivasi lebih untuk laga besok (hari ini),’’ imbuh mantan pelatih fisik Persebaya tersebut.

Motivasi itu penting. Sebab, kemenangan bakal memastikan PSS keluar sebagai juara grup C. Sekaligus lolos ke babak perempat final.

Striker PSS Nicolas Velez mengaku sudah tidak sabar untuk bermain. Apalagi, pemain asal Argentina itu tengah dalam tren oke. Dia merupakan pencetak gol semata wayang kala mengalahkan Persik Kediri (1/4).

’’Saya sudah berlatih keras dalam beberapa hari terakhir. Saya sudah sangat siap,’’ ucapnya.

Mantan pemain Felda United FC itu sama sekali tidak keder. Meski, tim yang dihadapi adalah pemuncak klasemen. Dia malah termotivasi untuk membawa timnya meraih kemenangan.

’’Ini laga penting. Kami harus menang dan memastikan lolos ke babak perempat final,’’ kata pemain kelahiran 4 Juli 1990 tersebut.

Editor : Ainur Rohman

Reporter : gus/c17/ali




Close Ads