alexametrics
Liga 1 2019

Kapten Persib Supardi: Kami Kecewa dengan Kepemimpinan Wasit

6 Oktober 2019, 09:00:31 WIB

JawaPos.com – Pulau Madura masih angker bagi Persib Bandung. Tadi malam Persib kembali menyerah dengan skor 1-2 oleh Madura United di Stadion Gelora Bangkalan, Madura. Itu sekaligus memperpanjang catatan buruk Persib empat musim tak pernah membawa pulang poin dari markas Laskar Sape Kerrap, julukan Madura United.

Padahal, Persib sempat unggul lewat gol cepat Febri Hariyadi saat pertandingan baru berjalan tiga menit. Namun, tuan rumah terselamatkan setelah bek Persib Nick Kuipers membuat gol bunuh diri pada menit ke-26 dan Beto Goncalves mencetak gol dari titik putih pada menit ke-62.

Persib Bandung

Persib menilai hadiah penalti yang didapat Madura United kurang tepat. Persib mengklaim tak ada pelanggaran kepada Diego Assis. Kapten Persib Supardi Nasir menyatakan, timnya dirugikan oleh keputusan wasit Faulur Rosy.
 
’’Kami sudah bermain baik. Kami kalah dengan terhormat. Terus terang saya kecewa dengan kepemimpinan wasit. Terlalu banyak keputusan yang merugikan,’’ ucap Supardi. ’’Untuk apa kami latihan setiap hari, pagi sore, tetapi main bola seperti ini. Mau ke mana arah sepak bola kita kalau seperti ini,’’ imbuh pemain bernomor punggung 22 tersebut.

Senada dengan Supardi, pelatih Persib Robert Rene Alberts pun kecewa dengan kepemimpinan wasit. Namun, secara teknis, Robert mengakui memang tak mudah mengalahkan Madura United. Lini tengah Madura United yang diprediksi lengah ternyata bisa merepotkan Maung Bandung.

’’Madura United terus mempertahankan rekor. Tetapi, kami seharusnya bisa menang. Kami tahu Madura United tim yang bagus. Kami sudah mempersiapkan, tapi permainan tidak berjalan dengan baik,’’ kata Robert.

Sementara itu, tambahan tiga poin tadi malam membuat Madura United menggeser Tira Persikabo dari posisi runner-up sementara. Saat ini Madura United mengoleksi 38 poin. Berselisih 10 angka dari Bali United yang kian mantap di puncak klasemen.

’’Dari awal saya hanya fokus ke satu pertandingan. Saya tidak mau membebani tim. Karena itu justru membuat kami tertekan. Setelah ini kami fokus lawan Semen Padang (18/10), step-by-step,’’ ujar pelatih Madura United Rasiman.

Editor : Mohammad Ilham

Reporter : nia/ali

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads